nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Robby Tumewu Dikremasi, Ini 5 Fakta Unik di Baliknya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 15 Januari 2019 20:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 15 481 2004867 robby-tumewu-dikremasi-ini-5-fakta-unik-di-baliknya-cBOSYmwqTk.jpg Fakta menarik soal kremasi (Foto:Ist)

ANDA tentunya sudah mengetahui berita duka yang datang dari aktor sekaligus desainer kenamaan, Robby Tumewu. Pria berusia 65 tahun tersebut mengembuskan nafas terakhirnya pada Senin 14 Januari 2019 akibat penyakit stroke yang menggerogoti tubuhnya sejak 2010 silam.

Saat ini Jenazah telah disemayamkan di rumah duka Oasis, Tangerang. Pihak keluarga berencana akan mengkremasikan jenazah Robby Tumewu pada Kamis 17 Januari 2019 dan akan langsung dilarung Pantai Tanjung pasir pada hari yang sama.

Baca Juga:

Disebut Prabowo Gajinya Lebih Kecil dari Tukang Parkir, Jawaban Dokter Mengejutkan

3 Orang dengan Obesitas Terparah di Dunia, Bobotnya hingga 635 Kilogram

Ya, meski sudah banyak orang yang dikebumikan dengan cara dikremasi, namun masih ada beberapa masyarakat yang penasaran dengan kremasi. Pasalnya tidak semua agama mengizinkan untuk mengebumikan jenazah dengan cara di kremasi.

 

Merangkum dari Phaneuf, Selasa (15/1/2019), Okezone akan membahas tentang lima fakta menarik tentang metode kremasi. Berikut ulasannya.

1. Kremasi tidak melibatkan api

Tubuh jenazah ditempatkan di dalam tungku khusus yang mencapai suhu sangat tinggi sekira 1.500 hingga 2.000 derajat F atau 815 – 1093 derajat Celcius. Seluruh proses memakan waktu dua hingga tiga jam, dan tidak pernah ada kobaran api yang membakar.

2. Kremain bukanlah abu

Kremasi adalah proses mengurangi tubuh menjadi fragmen tulang. Tulang belulang tersebut ditempatkan dalam mesin pengolahan yang membuat fragmen tersebut dalam ukuran yang konsisten. Wujud terakhir dari proses ini disebut kremain.

Sisa-sisa kremasi akan menyerupai pasir kasar dan berwarna keputihan hingga abu-abu muda dengan berat sekira 2-3 kilogram untuk orang dewasa.

3.Sebagian agama mengizinkan kremasi

Beberapa agama seperti Yahudi Ortodoks, Muslim, Timur Ortodoks dan beberapa Kristen Fundamentalis tidak mengizinkan kremasi. Tetapi sebagian besar agama lain mengizinkannya. Sebagian besar Gereja Protestan menerima kremasi pada awal 1900-an sementara larangan kremasi untuk Katolik dicabut oleh Paus pada 1963.

 

4. Anda hanya bisa mengkremasi satu tubuh pada suatu waktu

Meletakkan lebih dari satu tubuh ke dalam alat kremasi adalah tindakan ilegal. Selain itu kubus kremasi tidak cukup besar untuk memuat lebih dari satu jenazah. Jika Anda ingin kremain disatukan dengan orang-yang dicintai, maka Anda bisa membuat guci pendamping untuk itu.

 

5. Peti mati atau pembalseman tidak diperlukan untuk kremasi

Yang diperlukan sebelum kremasi adalah wadah alternatif yang terbuat dari kayu untuk dikremasi dengan tubuh. Pembalseman sama sekali tidak perlu dan justru itu melanggar hukum sebuah rumah duka. Sebagai gantinya, Anda harus menyediakan sebuah wadah kecil untuk menampung sisa-sisa kremasi.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini