Bersiaplah! Setelah Demam Baby Shark, Kini Giliran Penguin

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 16 Januari 2019 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 16 196 2005189 bersiaplah-setelah-demam-baby-shark-kini-giliran-penguin-gWINQlTPGC.jpg Giliran Pinkfong akan membuat penguin dance (Foto:Ilustrasi/Nationalgeographic)

 

BABY shark doo doo doo doo doo doo, tak sedikit dari kita pasti yang membaca kalimat tersebut lengkap dengan nada melodinya sehingga tak sadar sudah ikut bernyanyi jingle lagu anak-anak dari Korea Selatan ini.

Ya, lagu anak-anak dari animasi karakter keluarga ikan hiu tersebut memang begitu populer dan hits. Di platform Youtube sendiri, lagu “Baby Shark” ini bisa dikatakan menjadi sensasi dunia maya, mengingat sudah ditonton lebih dari dua milyar kali. Bahkan berhasil masuk ke daftar tangga lagu bergengsi, Billboard Hot 100 pekan lalu sebagai pendatang baru. Saking menggaung di mana-mana, pembawa acara ternama Jimmy Kimel sempat bergurau agar pembuat jingle ini dihukum kurungan penjara.

Suka atau tidak dengan jingle keluarga hiu tersebut, kesuksesan akan “Baby Shark” memang tak terbantahkan. Nah, menjaga momentum kesuksesan besar ini, disebutkan perusahaan Korea Selatan, Pinkfong, SmartStudy Co. dilaporkan tengah memperluas bisnis hiburan berorientasi anak-anak.

Baca Juga:

#10YearsChallenge ala Redaksi Lifestyle Okezone, Awas Ngakak Berkepanjangan!

Jadian Sama Hotman Paris, Intip Potret Pakai Bikini Chef Farah Quinn

Menurut salah satu pendiri perusahaan, Lee mereka berencana merilis video pendek melalui Netflix Inc, yakni serial kartun dan musikal di Amerika Utara. Selain itu perusahaan start-up ini juga belum lama menandatangani berbagai penawaran merchandising dan dapat mengembangkan game yang bekerja dengan asisten suara Google Home Alexa dan Alphabet Inc. Amazon.com Inc.

Untuk langkah selanjutnya, sebagaimana diwarta Bloomberg, Rabu (16/1/2019) Lee Seungkyu menyebutkan akan terus mengembangkan konten untuk market anak-anak usia lebih besar dari rentang usia lima hingga delapan tahun dengan kemungkinan akan mengembangkan karakter burung penguin.

 

“Saya sangat suka film animasi Madagascar,” ungkap Lee Seungkyu sebagai referensi dari film animasi keluaran DreamWorks yang di dalamnya menyertakan karakter burung penguin.

Untuk ramuan jingle lagu sendiri, Lee mengungkapkan bahwasanya perusahaannya memang sengaja menambahkan faktor K-Pop di dalam lagu.

“Kami menambahkan faktor K-Pop di dalam jingle lagu kami, contohnya seperti bunyi ketukan yang trendi, dan ritme yang upbeat. Jika Anda pernah mendengar lagu ‘Baby Shark’, Anda akan mungkin bisa merasakan pentingnya sebuah grup, misalnya kita harus berjalan atau berenang bersama,” tandas Lee Seungkyu.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini