nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vape Vs Rokok, Lebih Irit Mana?

Yosua Tobing, Jurnalis · Sabtu 19 Januari 2019 10:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 18 196 2006439 vape-vs-rokok-lebih-irit-mana-RDaZhKJGZn.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

BANYAK orang yang berpaling dari rokok untuk berpindah ke vape. Kebanyakan alasan perokok pindah menggunakan vape untuk mengurangi biaya pengeluaran.

Vape sekarang ini sudah semakin menjamur. Vape atau rokok elektrik ini disebut-sebut banyak memiliki penggemar tersediri di Indonesia. Vape juga diklaim lebih sehat daripada rokok lainnya.

Tapi tetap saja rokok masih banyak yang menggemari. Diklaim memiliki perawatan yang sangat repot, banyak perokok yang senantiasa masih berpegang teguh pada pendiriannya.

Meski demikian, banyak perokok menjadi menggunakan vape hanya untuk mengikuti tren saja. Vape atau rokok elektrik ini memang banyak digunakan dari kalangan anak muda.

Baca Juga: Seksinya Sopir Truk asal Jepang Sasaki, Bikin Pria Nyesel Gak Jadi Kernetnya!


Namun, apakah keputusanmu benar untuk berpaling ke vape? Jika bicara soal hitung-hitungan, lebih banyak pengeluaran ngerokok atau ngevape sih? Yuk hitung-hitungan dari segi biaya pengeluaran rokok dan vape menurut Richard Situmorang.

Rokok Tembakau

Satu hari = Rp20.000

Tujuh hari = Rp140.000

30 hari = Rp600.000

Keuntungan:

-Gak ribet (charger baterai, berat, dan lain-lain).

-Cara pemakaian cuma dinyalain pakai korek.

Kerugian

-Bau.

-Terhitung lebih mahal.

-Cepat habis.

-Banyak abu rokok.

Baca Juga: Jadian Sama Hotman Paris, Intip Potret Pakai Bikini Chef Farah Quinn


Rokok elektrik atau Vape

Kapas: Rp50.000 (jangka panjang)

Kawat: Rp20.000 (sebulan sekali)

Liquid: kisaran Rp120.000 hingga 180.000

30 hari = kisaran Rp190.000

Keuntungan:

-Lebih irit jika dibandingkan dengan rokok konvensional.

-Banyak pilihan rasa dari liquidnya.

-Tidak dibayang-bayangi abu.

Kerugian:

-Harus meneteskan liquid pada kapas jika habis, ganti kapas, charger, dan lain-lain.

-Lebih mahal diawal pembelian vape.

“Kalo ngerokok bisa ngeluarin Rp600an per bulan, tetapi kalo ngevape Cuma ngeluarin Rp190 an ribu per bulan,” ujar Richard saat diwawancarai Okezone.

Kesimpulannya, setelah berpindah ke vaping Anda akan lebih merasakan hemat akan biaya dan tidak bosan karena banyak rasa yang dapat Anda cicip setiap kali Anda membeli liquid.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini