Waspada! Anak Milenial Rentan Terkena Masalah Kesehatan Ini

Agregasi The F Thing, Jurnalis · Jum'at 18 Januari 2019 18:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 18 481 2006391 waspada-anak-milenial-rentan-terkena-masalah-kesehatan-ini-a4Fl6SKBDv.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

SUATU studi menyatakan bahwa anak-anak milenial akan banyak menghadapi masalah kesehatan di banding orangtuanya. Gaya hidup dan pola asuh yang didapat ternyata berdampak pada kesehatan fisik ataupun mental.

Berikut beberapa masalah kesehatan fisik dan mental yang harus diwaspadai.

1. Sensitif Terhadap Cahaya

Dari data yang ada disebutkan bahwa dua dari lima anak milenial menghabiskan sembilan jam per hari menatap layar digital. Hal inilah yang menyebabkan generasi milenial menghadapi masalah yang disebut "Kerusakan Sinar Biru”.

Seringnya orang-orang menatap layar digital baik untuk kesenangan ataupun bekerja, bukanlah satu hal yang orangtua kita lakukan pada masanya. Tapi, hal itu terjadi pada anak milenial. Nah, salah satu solusinya adalah dengan menggunakan kacamata khusus atau bisa juga dengan mengurangi waktu melihat layar pada gadget dan lainnya.

2. Gangguan Pendengaran

Memakai headset sudah menjadi kebiasaan bagi para generasi milenial ketika mendengarkan musik, main game atau menonton video dari gadget-nya. Celakanya, mereka sering mendengarkan itu dengan volume yang tinggi. Padahal kondisi tersebut menyebabkan gangguan pendengaran atau yang lebih parah bisa menurunkan kesehatan secara keseluruhan.

Nah agar tidak terjadi gangguan pendengaran, sebaiknya perhatikan volume suara saat menggunakan headset atau kamu bisa sesekali melepasnya.

3. Gelisah dan Depresi

Gangguan mental memang bukan penyakit baru. Bahkan, masalah ini sudah banyak dideteksi berabad-abad lalu, atau sejak manusia mulai tahu bagaimana menghakimi sesamanya. Orang yang memiliki masalah kesehatan mental seringkali menganggap telah diperlakukan secara berbeda. Belum lagi berbagai stigma negatif di masyarakat ataupun keluarga sangat bisa berpengaruh secara psikis. Sehingga kondisi inilah yang kemudian membuat mereka semakin depresi.

Para milenial juga harus mewaspadai penggunaan media sosial. Media sosial bisa membuat orang depresi karena lontaran kata-kata buruk bahkan kejam yang dituliskan pada unggahan seseorang. Jika kamu atau ada anggota keluarga yang mengalami ini, mungkin cara terbaiknya adalah segera mencari pertolongan pada para ahli. (abp)

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini