nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perlukah Ganti Seprai Sehabis Bercinta?

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 19 Januari 2019 20:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 18 481 2006514 perlukah-ganti-seprai-sehabis-bercinta-69D3HKclL7.jpg Ilustrasi (Foto: Amara)

PARA ahli menyarankan untuk mencuci seprai seminggu sekali. Sebab banyak kuman, bakteri, sel kulit mati, dan debu yang menempel di atasnya. Bila seprai dibiarkan kotor, maka dapat memicu penyakit dan masalah kesehatan seperti ruam, jerawat, dan alergi. Akan tetapi, masih ada hal lain yang perlu diperhatikan yaitu kebiasaan mencuci seprai setelah berhubungan seksual.

Saat bercinta, akan ada cairan yang keluar dari tubuh pasangan. Entah itu keringat, air mani, maupun cairan dari Miss V. Cairan-cairan itu dapat menempel di seprai dan membuatnya menjadi lembap. Kondisi seperti itu dapat menjadi tempat perkembangbiakan bakteri. Dengan begitu maka bisa menyebabkan masalah kesehatan.

 Baca Juga: Mengintip Pesona Istana Alhambra, Lokasi Syuting Memories of The Alhambra

Oleh karenanya, penting untuk memerhatikan kebersihan seprai sehabis bercinta. Tetapi, bagaimana aturan mencuci dan mengganti seprai untuk kondisi ini? Seorang ob-gyn bernama Kim Langon memberikan pendapatnya.

“Seprai tetap bisa dicuci seminggu sekali. Tapi jika sudah ada terlihat ada kotoran yang menempel di seprai, maka bisa langsung dicuci,” ujarnya seperti yang dikutip Okezone dari Health, Sabtu (19/1/2019).

Selain memerhatikan aturan pencucian seprai, ada langkah sederhana yang bisa dilakukan pasangan untuk meminimalisir perkembang biakan bakteri karena bercinta yaitu menggunakan alas. Ya, di atas seprai bisa dilapisi handuk yang mampu menyerap cairan yang keluar dari tubuh. Mencuci handuk tentu akan lebih mudah dibanding mencuci seprai.

 Baca Juga: Tampil Seperti Gembel, John Mayer Ingin Eksperimen Outfit Aneh

Handuk juga tidak hanya bisa diletakkan di atas seprai melainkan di tempat-tempat yang biasa digunakan untuk bercinta seperti sofa maupun lantai. Sebab tak bisa dipungkiri di tempat-tempat itu ada bakteri yang menempel sehingga bisa masuk ke tubuh. Selain itu, perhatikan pula jenis pelumas yang digunakan saat bercinta.

Hindari pelumas berbahan dasar silikon, minyak bumi, dan minyak karena tidak larut air. Sebaliknya, gunakan pelumas yang larut dalam air. Sebab pelumas yang tidak larut air cenderung meninggalkan noda minyak di seprai yang membuatnya cepat kotor. Dengan begitu seprai harus segera dicuci, apalagi cara mencucinya tidak terbilang mudah. Daripada kesulitan mencuci seprai, lebih baik melakukan trik sederhana ini bukan?

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini