nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Supermoon Bisa Buat Cacat Bayi dalam Kandungan?

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 21 Januari 2019 12:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 21 196 2007202 supermoon-bisa-buat-cacat-bayi-dalam-kandungan-4Pcnsw0QQ1.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

HARI ini akan terjadi supermoon yang membuat banyak orang penasaran. Meskipun supermoon kali ini tidak bisa disaksikan dari Indonesia, tapi dampak dari supermoon ini tetap saja sampai ke Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, Senin (21/9/2019), banyak mitos yang beredar bila supermoon dapat memiliki efek buruk pada ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Salah satu mitosnya adalah supermoon yang masuk dalam kategori gerhana bulan dapat menyebabkan perkembangan persendian dan jari-jari yang bengkok pada bayi. Oleh karenanya ada larangan ibu hamil keluar rumah ketika gerhana terjadi.

Baca Juga: Istri Meninggal Dunia, Ustadz Maulana: Dia Sosok Siti Khadijah, yang Rela Memberikan Hartanya!

Bahkan, beberapa masyarakat tertentu seperti di India, percaya bila gerhana bulan membawa nasib buruk. Ibu hamil bahkan tidak diperbolehkan makan atau melakukan pekerjaan rumah. Aturan ini bertujuan untuk melindungi anak yang belum lahir karena apabila dilanggar dapat mengembangkan kelainan pada bayi.

Selain itu, ibu hamil juga hanya diperbolehkan mandi setelah fenomena gerhana bulan selesai. Selama menunggu, ibu hamil hanya bisa beristirahat. Mereka juga harus menghindari penggunaan benda tajam seperti pisau dan gunting karena dapat menyebabkan bibir sumbing atau tanda lahir pada bayi.

Di sisi lain, gerhana bulan juga dipercaya dapat membuat seseorang mengembangkan penyakit yang berhubungan dengan jantung, gangguan pernapasan, insomnia, stres, batuk dan pilek, ketakutan, serta perubahan suasana hati. Paparan gerhana bulan disebut dapat menyebabkan ketidakseimbangan mental dan kegilaan.

Baca Juga: Selain Puput Nastiti Devi, 5 Polwan Cantik Ini Bikin Kamu Minta Dipenjara di Hatinya

Keyakinan lain adalah gerhana bulan berpengaruh pada hormon, terutama siklus bulanan dan kesuburan wanita. Meskipun gerhana diyakini dapat memengaruhi perilaku orang, kesehatan, kekayaan, atau bahkan keberuntungan, hal itu tidak dapat dijadikan patokan, tapi belum ada bukti medis hingga saat ini yang menunjukkan gerhana bulan memengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Satu hal yang perlu dilakukan adalah tetap waspada dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar tidak terjadi sesuatu yang buruk.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini