nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fenomena Supermoon, Benarkah Berdampak Buruk bagi Kesehatan?

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 21 Januari 2019 13:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 21 481 2007228 fenomena-supermoon-benarkah-berdampak-buruk-bagi-kesehatan-AXCmFLu2rw.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

SALAH satu fenomena alam yakni cukup sering terjadi adalah gerhana bulan. Tapi, ada fenomena gerhana bulan yang sangat langka yakni supermoon yang terjadi ketika bulan telah mencapai titik terdekatnya dengan bumi.

Situasi yang dikenal sebagai bulan perigee ini terjadi ketika bulan mengelilingi bumi dalam orbit elips atau oval, ketika bulan mengalami fase purnama, maka terjadilah supermoon.

Fenomena alam terkait dengan bulan ini sendiri sudah lama terjadi, sehingga muncul lah mitos dan takhayul seputar fenomena supermoon ini sendiri. Sejak zaman kuno, bulan purnama telah dikaitkan dengan perilaku aneh pada manusia dan hewan.

Baca Juga: Indonesia Banget! Personel Blackpink Kenakan Kebaya Putih

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di 2010 terhadap monyet dan burung hantu, ada aktivitas aneh ditampilkan oleh monyet selama gerhana bulan karena adanya perubahan tingkat cahaya. Gerhana bulan pun dianggap sebagai pertanda atau pertanda buruk di banyak suku kuno.

Mereka meyakini bahwa peristiwa itu terjadi karena para dewa marah. Bahkan saat ini, dianggap tidak aman bagi orang-orang, terutama wanita hamil, untuk pergi keluar saat supermoon terjadi.

Selain itu, orang-orang juga memilih untuk tidak memasak, makan atau melakukan pekerjaan rumah tangga apa pun selama fenomena ini berlangsung.

Selain mitos dan takhayul yang beredar, sebagian pihak meyakini bahwasanya fenomena alam ini memiliki dampak terhadap kesehatan manusia. Mulai dari penyebab kesulitan bernafas, batuk, insomnia, masalah jantung, hingga kegilaan. Namun, benarkan demikian?

Dilansir dari India.com, dalam dunia medis sendiri medis memang tidak ada bukti bahwa gerhana bulan dapat mengubah perilaku atau memengaruhi kesehatan manusia.

Baca Juga: Istri Meninggal Dunia, Ustadz Maulana: Dia Sosok Siti Khadijah, yang Rela Memberikan Hartanya!

Memang, para ilmuwan memperingatkan agar tidak menyaksikan gerhana matahari tanpa mengenakan perlindungan apa pun, tetapi para ilmuwan belum mengatakan apa-apa tentang efek gerhana bulan itu sendiri.

Sementara itu, menurut literatur allopathy, disebutkan lebih lanjut tidak ada efek berbahaya pada kehamilan selama gerhana bulan. Efek gerhana bulan pada tubuh dan pikiran manusia dan hewan sendiri pada dasarnya belum banyak dieksplorasi.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini