Ahok Ganti Nama Buang Sial? Ini Kata Mbah Mijan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 22 Januari 2019 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 22 196 2007832 ahok-ganti-nama-buang-sial-ini-kata-mbah-mijan-AnH1v6BELO.jpg Basuki Tjahaja Purnama Ahok dikabarkan akan ganti nama (Foto: Dok.Okezone)

Beberapa hari lagi mantan Gubenur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama akan bebas dari hukuman penjara yang dijalaninya di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Namun, setelah bebas Ahok mengungkapkan ingin mengganti panggilannya menjadi BTP.

Sebagaimana diketahui BTP adalah singkatan dari nama panjangnya yaitu Basuki Tjahaja Purnama. Tentunya akan menjadi sebuah tanda tanya besar apakah tujuan Ahok mengubah namanya dan apakah keputusan tersebut akan membuatnya mendapat kehidupan yang lebih baik?

Untuk menjawab persoalan ini, Okezone menghubungi Pakar Metafisika, Mbah Mijan. Menurut Mbah Mijan, nama merupakan sebuah identitas seseorang dan mengandung sebuah misteri yang memiliki makna, termasuk dalam perjalanannya ketika nama dijadikan sebuah cap.

Namun, Mbah Mijan meyakini dengan nama Ahok, beberapa kali beliau mengalami kejadian yang tidak mengenakkan, termasuk saat Ahok di Belitung, beliau juga tidak bisa mencapai singgasana. Kemudian di Jakarta juga Ahok mengalami dua kali pengalaman sial di singgasananya.

ahok

“Memang benar kalau menurut saya harus dipikir ulang kembali untuk mengganti nama. Mungkin dengan mengganti nama menjadi BTP, ia ingin menghilangkan Ahok yang penuh dengan kesialannya,” tutur Mbah Mijan, saat dihubungi oleh Okezone, Selasa (22/1/2019).

Mbah Mijan mengungkapkan nama terdiri dari dua macam, ada nama yang bersifat berat ada pula nama yang bersifat ringan. Terlalu berat mungkin nama-nama dewa atau orang tersohor zaman dahulu. Dalam tradisi Jawa, biasa yang namanya terlalu berat ini harus diganti. Minimal diganti panggilannya.

“Orang dulu meyakini ini karena banyak bukti disaat anak sakit-sakitan kemudian diganti nama atau panggilannya, tiba-tiba mereka menjadi sehat,” lanjutnya.

Dari sisi metafisika, nama ini kadangkala memiliki sebuah makna yang dalam. Misalkan menggunakan nama orang-orang suci, tetapi ketika kita tidak suci, maka hal itu akan berbanding terbalik. Padahal dengan nama yang tersirat, diharapkan seseorang bisa seperti apa yang ada di nama itu. Dan pada kenyataanya justru tidak seperti itu.

Mbah Mijan pun memberikan pesan kepada Ahok yang sebentar lagi akan menghirup udara kebebasan dari jeruji besi. Menurutnya, nama siapa saja ketika berbicara soal Ahok, akan tetap menjadi Ahok walaupun awalnya orang akan canggung memanggil BTP.

Ia juga menilau sejak dahulu, Ahok adalah orang yang hokinya bagus, meskipun sekarang ia ganti nama menjadi BTP tetap saja hokinya akan bagus juga.

“Pesan saya, boleh saja membuang atau meninggalkan panggilan Ahok karena mungkin nama tersebut memiliki banyak sisi-sisi kesialan. Pada intinya, siapapun nama Anda, Anda adalah orang yang pernah mengukir sejarah di Indonesia. Dan itu tidak akan hilang meskipun menjadi BTP. Tetap semangat, terus maju, arungi kehidupan baru setelah nanti bebas,” tutup Mbah Mijan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini