Pentingnya Memupuk Kreativitas Anak Sejak Dini Melalui Seni

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 22 Januari 2019 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 22 196 2007894 pentingnya-memupuk-kreativitas-anak-sejak-dini-melalui-seni-H1jr9hGqeO.jpg Memupuk kreativitas seni sejak dini (Foto: udemy)

Memupuk kreativitas anak sejak dini melalui karya seni memiliki dampak positif pada kebahagiaan dan masa depan anak. Hal tersebut disampaikan langsung oleh seorang Psikolog Anak dan Keluarga Samanta Ananta, M.Psi.

Terdapat korelasi yang kuat antara anak yang melakukan seni kreatif dan kesuksesan mereka di masa dewasa. Anak-anak yang aktif membuat karya seni cenderung lebih memiliki banyak ide positif untuk penemuan teknologi.

“Melalui seni, anak-anak belajar untuk berpikir ‘out of the box’, sehingga mereka pun lebih terlatih untuk mengatasi masalah yang dihadapi,” tutur Samanta, dalam acara Pelucuran Olimpiade Koko 2019, di Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019).

Lebih lanjut, Samanta menjelaskan, menciptakan dan mengamati seni dapat mengurangi kortisol (hormon stres). Melakukan sesuatu yang disukai juga melepaskan endorfin (hormon yang memberikan rasa bahagia).

anak belajar

Tidak hanya itu, kreativitas yang lebih besar juga dapat menimbulkan kebahagiaan yang lebih mendalam. Proses kreatif itu sendiri merupakan sumber kebahagiaan bagi kebanyakan orang, dan dengan memiliki kreativitas seseorang juga lebih mampu memecahkan masalah kecil yang menimpanya setiap hari.

Dalam kesempatan yang sama, Guru Besar Pangan dan Gizi IPB, Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, Ms, mengatakan bahwa anak-anak yang bahagia, kreatif, dan berpikiran positif cenderung memulai hari dengan sarapan seimbang dan bernutrisi.

“Sarapan lebih dari sekadar awal hari, sarapan adalah dasar untuk mengejar masa depan yang lebih baik. Perilaku di kelas dan performa akademik siswa sangat terkait dengan kebiasaan sarapan. Anak-anak yang sarapan seimbang dan bernutrisi cenderung memiliki konsentrasi, energi, dan bahagia sepanjang hari,” kata Prof Ali Khomsan.

Namun pada kenyataannya, saat ini hanya 10,6% dari sarapan anak-anak yang benar-benar memenuhi kebutuhan energi lebih dari 30%. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi sarapan lengkap dan seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat.

Salah satu sumber nutrisi yang direkomendasikan untuk anak-anak adalah gandum utuh. Gandum utuh memiliki lapisan luar, lapisan dalam, dan di tengahnya yang sangat penting untuk kebutuhan nutrisi yang seimbang karena merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat.

“Salah satu rekomendasinya adalah sereal. Sereal yang terbuat dari gandum utuh memiliki kandingan serat yang tinggi yang dapat membantu menjaga kesehatan usus dan proses pencernaan. Selain itu juga dapat mengurangi risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung koroner,” tutup Prof Ali Khomsan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini