nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Percaya 4 Mitos Ini Jika Ingin Berat Badan Turun

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 22 Januari 2019 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 22 481 2007965 jangan-percaya-4-mitos-ini-jika-ingin-berat-badan-turun-28X3TD8qhk.jpg Ilustrasi (Foto: Healthcare)

Mendapatkan tubuh langsing dan ideal memang bukan cara yang mudah dan instan. Dibutuhkan kerja keras dan komitmen yang kuat untuk mengubah pola makan dan gaya hidup sehari-hari. Selain itu, Anda juga harus rutin berolahraga agar mendapatkan hasil yang optimal.

Namun dalam praktiknya, masih banyak orang mempercayai berbagai mitos yang mereka dapatkan dari informasi yang beredar. Berikut Okezone rangkumkan 4 mitos penurunan berat badan, sebagaimana dilansir dari Insider, Selasa (22/1/2019).

Karbohidrat buruk untuk kesehatan

 

Karbohidrat pada dasarnya tidak buruk untuk kesehatan Anda. Sebaliknya, menghilangkan karbohidrat dari diet justru dapat menyebabkan kekurangan gizi, peningkatan risiko masalah kesehatan, hingga membuat energi di dalam tubuh menurun. Mitos bahwa karbohidrat dapat meningkatkan berat badan seharusnya sudah bisa ditepis setelah mengetahui manfaatnya. Tentu saja, karbohidrat yang berasal dari gula memang harus dibatasi, namun karbohidrat dari ubi, roti, gandum, buahan-buahan, dan sayuran seharusnya masih menjadi salah satu menu utama diet Anda.

 Baca Juga: Anjing Sule Mati Dicekik Kuntilanak, Mbah Mijan: Hantu Enggak Membunuh Secara Langsung

Makan lebih sedikit ampuh menurunkan berat badan

 

Kalori adalah energi. Ketika Anda tidak makan cukup, dampaknya akan memengaruhi tubuh. Anda merasa mudah lelah dan kelaparan. Penyesuaian metabolisme ini pada dasarnya untuk membuat tubuh menahan lebih banyak lemak. Namun pada kenyataannya, ketika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup, justru dapat memicu kenaikan berat badan yang signifikan karena rasa lapar yang terus menghantui. Jadi sangat penting untuk mengontrol nafsu makan, dan jangan biarkan tubuh Anda kelaparan.

Makanan bebas lemak termasuk menu wajib

 

Makanan bebas atau rendah lemak seringkali mengandung kalori yang sangat banyak, sebagai ganti lemak yang dihilangkannya. Umumnya, makanan ini mengandung banyak zat tambahan dan gula. Health.com menjelaskan bahwa, seseorang lebih cenderung mengonsumsi secara berlebihan produk-produk yang berlabel rendah lemak atau bebas lemak karena dianggap lebih sehat. Faktanya, kebiasaan ini justru dapat memicu peningkatan berat badan.

 Baca Juga: 5 Gaya Penampilan Vicy Melanie, Calon Istri Kevin Aprilio yang Cantik dan Seksi

Liquit diet adalah cara termudah untuk menurunkan berat badan

 

Anda mungkin sudah sering melihat para selebriti ternama dunia mempromosikan produk yang mereka sebut sebagai 'detox tea' di akun media sosialnya. Pertanyaannya, apakah produk ini benar-benar dapat menurunkan berat badan? Menurut penuturan sejumlah, meski pada kemasan produk diembel-embeli kata "detoksifikasi", mengonsumsi minuman ini secara berlebihan justru dapat memperlambat metabolisme tubuh. Tidak hanya itu, Anda mulai akan kekurangan vitamin, mineral, dan makronutrien yang dibutuhkan tubuh. Satu-satunya diet yang direkomendasikan ahli nutrisi adalah mengonsumsi makanan yang seimbang dengan kontrol kalori yang baik.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini