nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertama Kali Liburan di Kapal Pesiar? Ikuti Tips Ini Biar Gak Rugi

Dinno Baskoro, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 12:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 23 406 2008235 pertama-kali-liburan-di-kapal-pesiar-ikuti-tips-ini-biar-gak-rugi-BQ03LwlFV8.jpg Cruize. (Foto: The Independent)

SIAPA bilang liburan dengan kapal pesiar harus mengeluarkan biaya mahal? Nyatanya dengan lihai mencari paket promo, pengalaman liburan mewah di kapal pesiar bisa terwujud.

Di Sapphire Princess saja untuk paket berlayar 4 malam ke 3 yang dimulai dari Singapura, Malaysia dan Thailand hanya SGD338 atau sekira Rp3,3 jutaan. Harga terbilang cukup terjangkau dan cocok bagi para bugdet traveler.

Nah, jika Anda memiliki rencana untuk mencoba kapal pesiar mungkin sekarang bisa jadi saat yang tepat. Tapi, simak tips berikut ini dulu biar di atas kapal enggak kecewa dan liburan makin menyenangkan!

Baca Juga: Aldira Chena Ternyata Doyan Kulineran, Beruntung Berat Badannya Cuma 46 kg!

Jangan malu bertanya

Ukuran kapal pesiar yang besar sepertinya akan membuat penumpang agak bingung mencari tempat yang hendak didatangi. Poin penting yang harus diperhatikan adalah jangan malu bertanya.

Kapal pesiar biasanya mengadopsi sistem pelayanan internasional, yang mana semua informasi dan komunikasi menggunakan bahasa Inggris. Bagaimana jika bahasa Inggrismu tidak fasih? Jangan takut, petugas atau pelayan setidaknya bisa membantu untuk melayani kebutuhanmu.

Jika memang belum mahir berbicara bahasa Inggris, Anda bisa menambahkan dengan bahasa tubuh atau body languange seadanya, mereka pasti akan menjawab.

 

Nah, jika tiba di area buffet atau restoran beri tahu petugas jika kamu Muslim atau punya pola makan khusus. Mereka pasti akan menyiapkan makanan yang sesuai denganmu!

Perlu diketahui, di kapal pesiar pun terdapat staff dari berbagai negara. Mereka akan sebisa mungkin membantumu meski dengan bahasa tubuh. Atau jika memungkinkan, mereka bakal memanggil rekan lainnya yang mengerti bahasamu.

Baca Juga: Wu Chi-yun, Pendaki Gunung Berbikini Tewas Setelah Jatuh ke Jurang

Baca setiap buletin yang dikirimkan ke kamar

Sebelum tiba waktu tidur biasanya petugas layanan kamar akan memberikan lembaran informasi yang diletakkan di tempat buletin depan pintu kamar. Baca dan pahami dengan baik info yang ada.

Di lembaran tersebut biasanya tertera berbagai aktivitas yang bisa kamu datangi setiap hari. Mulai dari info diskon belanja di plaza, agenda harian hingga info embarkasi dari kedutaan bahkan jadwal tur yang kamu ikuti.

Bawa obat-obatan pribadi

Sebenarnya ada dokter di dalam kapal yang stand by 24 jam untuk melayani tamu yang sakit, namun obat yang tersedia hanyalah obat untuk penyakit umum seperti influensa, sakit kepala, obat pereda nyeri atau bahkan instalasi gawat darurat. Jika memang punya penyakit khusus, lebih baik bawa obat pribadimu sendiri agar ketika kambuh, penyakitmu itu bisa diatasi.

Jangan cuma busana kasual, bawa juga baju rapi!

Saat liburan di kapal pesiar, tidak ada salahnya untuk memerhatikan busana yang akan dibawa. Setidaknya bawa baju yang bernuansa cerah, karena pada saat siang hari di geladak pinggir kapal atau geladak paling atas suhu dan sinar matahari bakal terasa menyengat.

Sebaliknya, pada malam hari suhu di kapal akan terasa dingin. Untuk itu siap siaga bawa baju tebal, jaket atau sweater biar enggak masuk angin.

Tapi, ada satu hal penting yang tak boleh dilewatkan. Jangan lupa untuk bawa baju formal. Bagi pria setidaknya siapkan kemeja, celana panjang bukan jeans dan sepatu formal (bukan sneakers). Atau wanita bisa bawa dress cantik atau cocktail dress dan sepatu tertutup.

Kenapa harus bawa baju rapi? Di beberapa restoran berkonsep Internasional, nonton opera, club malam, konser, casino, acara hiburan atau bahkan agenda di ruangan khusus, busana tamu bakal diperhatikan oleh penjaga di pintu masuk.

Bila kamu tampak tidak rapi, misalnya hanya pakai kaus, celana pendek atau sandal, jangan sakit hati jika tidak diperkenankan masuk. Sebab, hal tersebut sudah diingatkan dalam informasi yang diberikan sebelum keberangkatan.

Siapkan mata uang asing

Agar memudahkan kamu dalam bertransaksi, misalnya ingin beli souvenir di atas kapal atau belanja di negara tujuan, lebih baik tukar dulu sebelum berangkat. Kenapa? Mata uang yang berlaku di atas kapal adalah dolar Amerika. Mereka hanya menerima itu atau dengan kartu kredit.

Sedangkan di negara tujuan jika kamu tukar mendadak di tempat, bisa jadi nilai tukar mata uang tidak akurat. Tidak mau rugi kan? Lebih baik tukar uang Rupiah ke mata uang asing di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini