nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kerap Terperangkap di Bathtub Wanita Ini Diet Ketat, Hasilnya Mencengangkan!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 20:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 23 481 2008464 kerap-terperangkap-di-bathtub-wanita-ini-diet-ketat-hasilnya-mencengangkan-rTXOPLqaTG.jpg Wanita obesitas yang berhasil diet ketat setelah kerap terperangkap di bathtub (Foto:vT)

OBESITAS merupakan salah satu masalah yang paling sering dialami oleh masyarakat dunia. Memiliki tubuh berukuran jumbo, tentu membuat Anda menjadi kesulitan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah satu potret obesitas yang ada di Indonesia adalah sosok wanita yang bernama Titi Wati. Badan jumbo tersebut telah membuatnya kesulitan untuk berjalan, bahkan berdiri pun titi sudah tidak sanggup.

Nah, Titi Wati adalah salah satu contoh wanita obesitas yang ada di Indonesia, di dunia masih banyak masyarakat yang mengalami obesitas. Contohnya seperti kisah yang dialami wanita bernama Kate Pond.

 bathtub

Ketika masih muda, Pond tidak pernah memiliki riwayat obesitas, justru ia ingat bahwa tubuhnya sangat kurus. Namun, seiring bertambahnya usia, ia mulai mengonsumsi lebih banyak makanan.

Ia sendiri merupakan orang yang sedikit cerewet soal makanan. Namun, tubuhnya berubah menjadi jumbo setelah hamil. Tentunya ini menjadi sebuah pukulan berat bagi Pond yang belum pernah merasakan memiliki tubuh yang besar.

Baca Juga:

 5 Potret Cantik Sellha Purba, Petugas Kebersihan Kelapa Gading yang Curi Perhatian Netizen

“Berat saya benar-benar menumpuk ketika memiliki anak. Setiap kali saya hamil, berat saya selalu naik. Meskipun ada pengurangan setelahnya, namun berat badan saya tetap selalu naik,” jelas Pond, sebagaimana dilansir VT, Rabu (23/1/2019).

Pond mengaku ukuran tubuh terbesarnya yakni pada saat melahirkan putri bungsunya yang kini beranjak tiga tahun. Ia menjelaskan kenaikan berat badan tersebut terjadi karena ia tidak mampu menjaga asupan makanannya sejak 20 tahun lalu.

Kat pond before weight loss

Pola makan yang dijalani Pond sangat tidak sehat sehingga ia sendiri pun terkejut dengan perubahan pada tubuhnya. Ia mengaku bisa menghabiskan enam weetabix dengan banyak gula dan delapan potong roti panggang untuk sarapan.

Tak hanya itu empat kue cokelat dan sebotol besar susu cokelat turut dilahapnya sebagai menu pencuci mulut. Usai menyantap itu semua, Pond kerap menenggak dua liter cola, banyak cokelat dan sekantong keripik berukuran jumbo.

“Saya akan makan secara diam-diam dan menyembunyikan bungkusnya supaya tidak ada yang tahu,” lanjut wanita berusia 41 tahun tersebut.

Namun, titik terendah yang berhasil menyadarkan Pond adalah saat dirinya terjebak dalam kamar mandi. Sejak saat itu ia tersadar dan berniat untuk menurunkan berat badannya secara drastis.

"Saya membiarkan air keluar dan kemudian tidak bisa keluar dari bathub. Saya sudah mencoba selama bertahun-tahun tetapi saya sangat berat, saya tidak bisa bangun,” sambungnya.

Ia mengaku semakin lama duduk di dalam bathub yang membuat saya kedinginan, maka seorang anak saya harus datang membawakan handuk dan mencoba membantu saya bangun.

“Itu sangat mengerikan, saya kedinginan dan menangis dan seharusnya para anak tidak melihat ibunya seperti itu. Ini adalah titik yang sangat rendah dan sejak itu saya tahu harus melakukan sesuatu,” tururnya.

Pond juga telah diperingatkan dokter bahwa ia mengalami obesitas yang tidak wajar. Dengan berat seperti itu ia berisiko untuk terkena diabetes tipe 2 dan memiliki peluang yang jauh lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi yang berpotensi fatal seperti penyakit jantung.

Baca Juga:

Pulang Kampung ke Magelang, Nafa Urbach Langsung Basah-basahan!

Namun, setelah dua tahun bekerja keras dan berjuang, Pond berhasil menurunkan berat badannya hingga 63 kilogram dari berat badan awalnya yakni 114,4 kg, hingga membuatnya terlihat benar-benar berbeda dari sebelumnya. Berdasarkan World Sliming Diet, ibu empat orang ini tercatat memperoleh hasil yang menakjubkan.

 kat pond after diet

“Saya masih bisa makan porsi yang sangat besar, itu hanya tentang mendapatkan keseimbangan gizi. Anda mengisi piring Anda dengan sayuran ketiga, sehingga Anda memotong kalori tanpa memotong ukuran porsi Anda,” pungkasnya.

Pond mengatakan ketika beratnya turun sebanyak 13 stone, ia menggunakan metode diet dan mulai berlari, yang membantu mengurangi berat badan jauh lebih cepat.

Pond mengaku ingin menjadi panutan bagi anak-anak agar mereka tidak khawatir. Ia berpikir kepositifan terpancar di rumah. Sementara ia ingin menginspirasi dan memotivasi orang lain jika mereka pun bisa melakukannya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini