5 Kompilasi Surat Tulisan Tangan Ahok Selama di Tahanan

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 08:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 24 196 2008664 5-kompilasi-surat-tulisan-tangan-ahok-selama-di-tahanan-eCctHt1td0.jpg Surat dengan tulisan tangan Ahok (Foto: Instagram)

HARI ini, Kamis 24 Januari 2019 menjadi hari bersejarah bagi mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau biasa dikenal dengan nama panggilan Ahok.

Pasalnya, hari inilah Ahok diberitakan akan mulai menghirup udara bebas sebagaimana mestinya karena telah bebas dari rumah tahanan di Mako Brimob, setelah menyelesaikan masa tahanan.

Selama ditahan di rumah tahanan Mako Brimob, Depok. Bukan berarti Ahok berdiam diri, selama di sana ia masih mencoba untuk berkomunikasi dengan khalayak, terutama para pendukung setianya melalui cara konvensional untuk berkomunikasi, yakni surat. Walaupun surat-surat tersebut ditulis tangan dengan tulisan tangan seadanya, pena berwarna biru dan juga lembaran kertas sederhana.

Namun melalui surat-surat yang ia tuliskan dari dalam jeruji besi inilah, Ahok selain mencoba tetap berkomunikasi dengan para pendukungnya, Ahokers juga sekaligus mencurahkan isi pikirannya.

Penasaran seperti apa surat-surat yang dituliskan Ahok selama menjalani masa tahanan? Merangkum linimasa akun laman Instagram Ahok yang dikelola oleh tim BTP (basukibtp), Kamis (24/1/2019) berikut ulasan singkat beberapa surat-surat tulisan tangan Ahok selama masa tahanan.

Baca juga:

 

1. Perihal penjemputan

Menjelang kebebasannya, tersiar kabar bahwa ada niatan dari para pendukung Ahok akan menyambutnya secara langsung bahkan sampai menginap di kawasan sekitar Mako Brimob. Terkait isu ini, Ahok pun langsung menuliskan surat yang isinya menyatakan bahwa, sebaiknya penjemputan ataupun penyambutan heboh dirinya tidak dilakukan. Ahok menghimbau para Ahokers untuk tidak perlu melakukan hal tersebut, dengan alasan akan takut mengganggu aktivitas orang banyak di hari kerja selain itu juga kekhawatiran akan membuat lalu-lintas di sekitar Mako Brimob dan lapas Cipinang menjadi macet hanya karena dirinya.

2. Film

Belum lama ini film tentang sepenggal kisah perjalanan hidup Ahok, "A Man Called Ahok" telah dirilis dan sukses menuai lebih dari 1juta penonton. Walau meringkuk di dalam jeruji besi, Ahok tetap berusaha mengucapkan terimakasih kepada semua orang yang terlibat terhadap film tersebut. Pada November 2018, Ahok sempat menghaturkan rasa terimakasihnya melalui surat singkat yang ia tujukan kepada penulis buku hingga sutradara film tersebut. "Terima Kasih untuk Para Pejuang dibalik layar film A Man Called Ahok yang telah bertutur tentang kehidupan masa kecil saya dengan karya yang bernilai. Saya harap Nilai-Nilai yang ayah saya ajarkan kepada saya dapat terus ditebarkan kepada generasi penerus bangsa," bunyi isi penggalan surat rasa terimakasih Ahok tersebut.

3. Ulang tahun

Berulang tahun pada bulan Juni, Juni 2018 kemarin Ahok kembali menuliskan surat kepada para Ahokers. Surat tulisan tangan Ahok tersebut berisikan rasa terimakasih dirinya masih diberikan doa, cinta sekaligus dukungan dari banyak pihak. Dalam surat tersebut, pria berdarah Bangka Belitung ini juga sekaligus meminta maaf bahwa secara fisik dirinya belum bisa hadir di tengah-tengah para pendukungnya yang menengok dirinya di Mako Brimob. "Saya mengucapkan terima kasih atas semua doa dan dukungan, cinta, dan kasih sayangnya di hari ulang tahun saya. Mohon maaf saya belum bisa berjumpa secara fisik dengan kalian semua di Mako Brimob," tulis Ahok.

4. Lamaran penggemar

Siapa bilang meringkuk ditahan di Mako Brimob, Ahok tidak bisa menolong pendukungnya? Walau ditahan, Ahok tetap berjuang untuk bisa menolong salah satu pendukungnya meskipun hanya berbekal selembar surat tulisan tangan sederhana dari dirinya. Contohnya sekitar Oktober 2017 lalu, di mana ia menuliskan surat "melamar" yang mewakili salah satu pendukungnya yang bernama Niko Atmaja, di mana Ahok menulis surat bertindak sebagai wali dari Ayahanda Niko yang telah tiada, untuk secara resmi meminta restu dari orangtua kekasih Niko yang bernama Francine untuk menyetujui pernikahan keduanya.

5. Pelepas rindu kepada staf

Tak hanya berkomunikasi dengan Ahokers, Ahok juga mencoba menggunakan surat tulisan tangan ini sebagai media komunikasi dirinya dengan para staf yang dulu bekerja untuk dirinya. Salah satunya ialah Indah, salah satu staf yang diketahui biasa menyiapkan hidangan makan untuk Ahok dari masa di mana Ahok masih menjabat sebagai wakil Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta. Surat untuk sang anak buah tersebut, diketahui lebih lanjut adalah sebagai surat balasan yang dikirimkan Indah karena rindu dengan sosok Ahok dalam suratnya, Ahok menyebutkan kondisi dirinya termasuk berterimakasih atas jasa yang diberikan oleh Indah selama menjadi anak buah dirinya dan tak lupa juga menyertakan doa baik untuk sang pegawai. Bahkan tak hanya surat, Ahok pun sempat menyematkan selembar foto memori saat perayaan ulang tahun sang pegawai di Balai Kota.

1
6

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini