Akankah Ahok Balas Dendam Usai Keluar Penjara? Ini Kata Psikolog

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 24 196 2008731 akankah-ahok-balas-dendam-usai-keluar-penjara-ini-kata-psikolog-6L1hdpK7lI.jpg Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Okezone)

HARI ini mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok akhirnya bebas dari hukuman kurungannya. Pria asli Bangka Belitung itu dibebaskan dari rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, setelah menjalani hukuman 2 tahun masa tahanan dengan remisi 2 bulan.

Meskipun dipenjara karena kasus penistaan agama, tapi status Ahok sebagai mantan napi tentu akan memberikan dampak pada lingungannya. Lantas, bagaimana kondisi psikis Ahok pasca-keluar dari penjara. Apakah sudah tidak ada lagi amarah dan dendam di hatinya?

Menjawab hal ini, Okezone pun menghubungi Psikolog Meity Arianty, STP., M.Psi. Menurutnya, kondisi psikis seseorang yang baru saja bebas dari penjara bisa ditebak dari kesalahan yang dia perbuat di masa lalu.

Baca Juga: 5 Potret Cantik Sellha Purba, Petugas Kebersihan Kelapa Gading yang Curi Perhatian Netizen

“Karena secara tidak langsung akan memengaruhi kondisi psikologisnya setelah menghabiskan waktu di penjara. Kalau dia betul-betul bersalah, maka penjara dapat membuatnya menyadari kesalahan tersebut atau bisa juga menjadi dendam terhadap keadaan,” tutur Meity Arianty saat dihubungi Okezone.

Sebaliknya, jika seseorang dipenjara karena tidak bersalah, maka kemungkinan dia akan merasa sangat marah akan keadaan yang menimpanya. Namun untuk kasus Ahok, Meity mengatakan bahwa duda 2 anak itu akan cukup bijak menyikapi semua pengalaman buruk yang telah menimpanya.

Dalam arti lain, penjara tidak akan memicu amarah dan dendam, tetapi lebih kepada menerima keadaan karena telah memberinya pengalaman berharga yang mungkin juga harus ia syukuri.

“Dengan pengalaman ini beliau dapat belajar untuk menjadi sosok yang yang lebih bijak dalam hal apapun, termasuk menghadapi berbagai permasalahan,” tegas Meity.

Baca Juga: 5 Tampilan Tyas Mirasih Pakai Rok Mini, Seksinya Kebangetan!

Saat ditanya apakah hukuman penjara dua tahun akan mengubah karakter Ahok yang dikenal tegas dan ‘keras’? Meity mengatakan bahwa karakter seseorang itu tidak mudah diubah.

“Tidak mudah untuk mengubah karakter, tapi bisa dibendung. Saya pikir Ahok belajar banyak dari pengalaman yang lalu, sehingga beliau akan berusaha mengendalikan dirinya. Sebagai orang yang pintar, saya percaya beliau akan bersikap bijak,” tutupnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini