nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertualang ke Air Terjun dan Gua Tersembunyi di Bukit Hitam Bengkulu

Demon Fajri, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 24 406 2008981 bertualang-ke-air-terjun-dan-gua-tersembunyi-di-bukit-hitam-bengkulu-U7TMIrfQaL.jpg Air Terjun Jelapang (Foto:Demon/Okezone)

Destinasi Bawah Tanah Tersembunyi Itu Bernama Gua Seluring

Desa yang dihuni 181 kepala keluarga (KK) ini, tidak hanya menyimpan air terjun nan mempesona, air terjun Batu Jelapang. Wilayah yang menjadi penghasil rebung 500 kg atau 0,5 ton per hari ini juga memiliki objek wisata dunia bawah tanah, gua. Gua Siyoa, namanya.

Gua ini berada di perbatasan TWA Bukit Kaba, dua kilometer (KM). Tak Jauh dari air terjun Batu Jelapang. Di kawasan hutan bambu, persisnya. Tersembunyi. Destinasi ini cukup menantang dan memacu adrenalin traveller. Gua itu berada di kemiringan sekira 60 derajat. Di lembah aliran anak sungai.

 

Mulut gua berdiameter 1,5 meter. Kedalaman gua itu tidak kurang dari 10 meter. Gua itu masih alami. Hal tersebut karena masih banyaknya hewan bersayap, kelelawar. Untuk menyusuri gua tersebut hanya membutuhkan waktu kira-kira lima menit.

Di dalam gua terdapat ruang cukup luasnya sekira empat meter. Ruang itu, berada kedalaman tiga meter dari mulut gua. Tinggi ruang itu bervariasi dari 2 meter hingga 4 meter. Di kedalaman tersebut traveller akan menemukan sisa-sisa kotoran kelelawar serta hewan bersayap lainnya.

Sebelum tiba di gua Seluring sebutan masyarakat setempat, traveller musti menempuh perjalanan tidak kurang dari 45 menit hingga satu jam, dari air terjun Batu Jelapang. Dalam perjalanan akan disajikan berbagai pemandangan menajubkan. Dari anak air terjun hingga panorama alam perbukitan yang membentang luas.

 

Destinasi tersebut akan dinikmati sepanjang perjalanan menuju ke gua yang di bagian bawah gua dialiri air dari anak sungai di kawasan itu. Tidak hanya itu, sajian lainnya masih banyaknya tumbuhan hutan yang tumbuh subur di daerah ini.

 Baca Juga:

 Ahok Bebas, 5 Wanita Ini yang Menguatkan Hatinya Selama di Penjara

Pepohonan yang menjulang tinggi, dengan berbagai ukuran. Hingga tanaman obat-obatan. Kapu Laga, misalnya. Obat masuk angin ini tumbuh subur di daerah yang berbatasan langsung dengan TWA Bukit Kaba. Selain itu, tumbuhan kecombrang pun ikut tumbuh subur di kawasan Kaki Bukit Hitam.

Perjalanan menuju gua Siyoa, cukup menguras tenaga. Jalan yang ditempuh cukup ekstrem. Sesekali mendaki tebing cukup tinggi. Kemiringannya, 45 derajat. Meskipun demikian, perjalanan melelahkan tersebut terbayar ketika traveller tiba di mulut gua. Menyaksikan keindahan gua yang terbentuk secara alami.

''Gua itu diberi nama Siyoa artinya Seluring. Gua yang tembus memiliki dua mulut dari sisi bawah gua dan bagian atas gua,'' jelas kata Kepala desa (Kades) Batu Ampar Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang, kepada Okezone.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini