nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyebab Kematian Pegowes yang Santap Durian Usai Olahraga

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 08:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 28 481 2010628 penyebab-kematian-pegowes-yang-santap-durian-usai-olahraga-SmgSqQ9QrU.jpeg Pegowes Tewas Usai Santap Durian (Foto: Ist)

Belum lama ini, beredar pesan singkat tentang bahaya mengonsumsi durian saat sedang berolahraga. Isu ini santer terdengar, setelah seorang pesepeda dilaporkan meninggal dunia usai memakan buah tropis itu.

“Maaf menyampaikan info dari sebelah, hati-hati jika habis olahraga. Jangan lah makan durian di saat lelah dan jantung masih berdebar. Dari komunitas gowes ada yang berduka dengan meninggalnya peserta gowes yang saat break makan durian, akhirnya meregang nyawa,” tulis pesan singkat tersebut.

Beberapa orang juga dilaporkan mengalami sesak nafas dan jantung berdebar. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan apakah isi pesan singkat itu benar-benar berita nyata atau hoax. Okezone juga sudah sempat melakukan konfirmasi kepada pihak Siloam Hospital, namun sayangnya belum ada balasan dari pihak terkait.

Baca juga :

Menanggapi isu ini, Dokter Jantung Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA dari Siloam Hospital mengatakan, sebetulnya tidak ada halangan bagi siapapun untuk mengonsumsi durian. Namun, perlu diingat bahwa memang ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sedang atau sehabis olahraga.

“Jangan konsumsi makanan berat seperti gandum, nasi merah, dan serat seperti sayuram hijau. Makanan tersebut memang masuk kategori makanan sehat, tapi cenderung lama dicerna oleh usus dan tubuh,” ujar dr Vito Damay saat dihubungi Okezone via pesan singkat, Senin 28 Januari 2019.

Lebih lanjut, Vito menjelaskan, tubuh saat olahraga memang membutuhkan energi instan yang terpusat pada otot, bukan untuk mencerna makanan. Tidak hanya itu, makanan pedas dan dan berbumbu tajam juga dianjurkan untuk dihindari meski memberikan sensasi nikmat.

Sayangnya, jenis makanan ini cenderung merangsang sistem pencernaan tubuh sehingga akan memecah fokus Anda saat berolahraga. Sementara durian termasuk salah satu makanan yang memiliki aroma tajam dan bau khas.

Oleh karena itu, baik buruknya atau batasan mengonsumsi durian harus disesuaikan dengan kandungan kalori dan kemampuan tubuh.

“Durian itu rata rata satu buah saja sudah memenuhi setengah dari kebutuhan kalori harian kita. Jadi tiga butir saja cukup. tapi ya pasti banyak yang ga sanggup kalau cuma makan tiga butir kalau enak kan?,” ungkap Vito.

“Jadi triknya. beli jangan banyak-banyak dan ajak teman ikut makan. Nanti pasti jadinya kebagian paling banyak cuma tiga butir,” timpalnya.

Saat ditanya terkait penyebab orang yang meninggal sehabis olahraga, Vito mengatakan umumnya ada beberapa kondisi yang berpotensi menyebabkan hal tersebut.

Orang yang punya penyakit jantung koroner tapi tidak tahu. Jadi bisa aja ia terkena serangan jantung.Orang dengan kelainan pembuluh darah otak aneurisma yang pecah.

Keadaan bawaan yang disebut kardiomiopati. Kondisi inilah yang sering menjadi penyebab kematian usia muda dan pada atlet.

Vito juga tidak memungkiri beberapa jenis makanan tertentu, bisa memicu terjadinya gagal jantung, namun tidak menyebabkan gagal jantung. Artinya kondisi jantung memang sudah gagal fungsi secara kronis terlebih dahulu, tapi masih dalam keadaan stabil atau terkontrol.

“Dalam kasus pasien gagal jantung ini, terkadang minum air terlalu banyak dan lupa minum obatnya. Atau dia makan makanan yang cairannya banyak seperti jus buah, atau semangka, jadi memicu gagal jantung akut. Tapi sebenarnya masalahnya adalah lupa minum obatnya yang utama,” pungkas Vito.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini