nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menurut Feng Shui, Desain Rumah seperti Apa yang Cocok di Tahun Babi Tanah?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 09:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 29 196 2011123 menurut-feng-shui-desain-rumah-seperti-apa-yang-cocok-di-tahun-babi-tanah-rRBhSEiyTK.png Desain rumah seperti apa yang cocok untuk tahun babi tanah? (Foto: Leadenergy)

RUMAH menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi kehidupan manusia. Alhasil orang akan berusaha membangun rumah senyaman mungkin agar betah tinggal di dalamnya.

Tentunya banyak sekali model rumah yang bisa dicontoh sebagai hunian yang nyaman untuk ditinggali. Namun, memasuki 2019 yang menjadi tahun babi tanah, bentuk rumah seperti apakah yang terbaik untuk dipilih menurut feng shui?

Baca Juga :  Penyebab Kematian Pegowes yang Santap Durian Usai Olahraga

Untuk mengetahuinya secara jelas, Pakar Feng Shui, Jenie Feng Shui, pun menuturkan desain rumah yang paling baik untuk digunakan pada 2019. Menurutnya pilihan terbaik jatuh ke desain minimalis. Pasalnya desain ini memiliki energi yang cenderung positif.

 

“Desain minimalis adalah yang terbaik, tidak menusuk alias tidak negatif. Kalau bentuk-bentuk klasik atau ukiran-ukiran gitu sebenarnya bagus tapi banyak energi menusuknya karena bentuknya yang tajam-tajam. Sementara bentuk klasik ada bentuk lengkung-lengkung seperti kuburan,” tutur Jenie, saat ditemui Okezone dalam acara Urban Quarter.

Menurut Jenie, sebenarnya tidak menjadi masalah jika pemilik rumah ingin mendesain huniannya dengan tipe lain selain minimalis. Namun, risikonya adalah jika energi sang pemilik lemah, maka akan berdampak pada kondisi kesehatan.

“Sebenarnya tidak masalah jika penghuninya memiliki energi yang kuat, tapi saat mereka lemah maka akan dingin suasana rumah tersebut sehingga menimbulkan sakit, dingin dan lain-lain. Jadi menurut saya yang bagus adalah yang tidak menusuk-menusuk konsepnya,” lanjutnya.

Jenie juga mengatakan bahwa hunian dengan konsep klasik dan mediteran merupakan pilihan yang kurang baik. Pasalnya konsep klasik cenderung berbentuk sudut tajam, sementara mediteran lebih berbentuk melengkung-lengkung.

 

“Klasik lah yang kurang baik. Kalau konsep mediteran lebih ke lengkung-lengkung. Rumah dengan konsep mediteran menyerupai bongpai (makam),” sambungnya.

Tentunya pemilihan model rumah ini bukan asal-asalan. Jenie menyesuaikan karakter babi tanah di 2019 dengan model rumah yang minimalis. Karakter babi yang praktis dan simple akan sangat cocok dengan rumah minimalis yang tidak neko-neko.

“Karakter babi adalah fair, jujur dan suka terbawa arus. Jadi gak akan heboh-heboh banget. Orang akan kembali ke hal-hal yang simpel. Karena orang shio babi sukanya yang praktis, simple dan fungsional,” tandasnya.

BACA JUGA :   Bukan Tukang Ikan Biasa, Caranya Memotong Tingkat Dewa!

Jadi kesimpulannya pada tahun ini dari segi interior masyarakat tidak suka yang rumit-rumit dan menuju arah lifestyle sekali. Namun, tetapi lebih ke yang mudah diaplikasikan dan mudah digunakan.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini