Apakah Pasien DBD Masih Gratis Pakai BPJS?

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 29 481 2010821 apakah-pasien-dbd-masih-gratis-pakai-bpjs-WOCAyfzYRn.jpg Pasien DBD di Rumah Sakit (Foto: Okezone)

Demam Berdarah Dengue (DBD) salah satu penyakit berbahaya karena bisa mematikan. Nah, untuk pasien BPJS Kesehatan masihkah ditanggung berobat secara gratis?

Karena selama ini ramai sosialisasi Permenkes 51 tahun 2018, soal urun biaya dan selisis biaya, mungkin bisa membuat Anda bingung saat ingin berobat pakai BPJS Kesehatan. Untuk sementara ini jangan khawatir, karena penyakit jenis apapun, termasuk DBD masih ditanggung gratis kok.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma'ruf mengatakan, pasien tidak boleh dikenai tarif urun biaya apapun selama Permenkes 51 tahun 2018 belum diberlakukan. Apalagi DBD penyakit yang masuk dalam daftar INACBGs.

"Saat ini belum ada urun biaya apapun, karena peraturannya belum ada. Jadi pasien dapat hak sesuai kelas perawatannya, tentu tidak boleh ditarik biaya tambahan," ujar Iqbal saat dihubungi Okezone, Selasa (29/1/2019).

Baca juga:

Untuk prosedur berobatnya, pasien dianjurkan datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti klinik atau puskesmas. Setelah itu, jika harus ditangani lebih lanjut, pasien segera dirujuk ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Namun jika kondisinya sangat darurat, sambung Iqbal, pasien tak perlu ke puskesmas atau klinik. Anda bisa langsung ke rumah sakit, melalui pintu IGD rumah sakit.

"Jika kondisinya gawat darurat, tidak perlu repot langsung saja datang ke rumah sakit lewat IGD," ucapnya.

Begitu juga prosedurnya sama ketika pasien harus melakukan rawat jalan karena penyakit DBD. Biaya tanggungannya juga masih gratis karena peraturan urun biaya belum berlaku.

Tapi kalau ternyata ada rumah sakit yang menolak pasien DBD, misalnya karena rumah sakit overload atau alasan lain, apa yang mesti Anda lakukan? Iqbal menyarankan Anda untuk pindah ke rumah sakit lainnya yang masih bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, tentu di lokasi terdekat.

"Tentu rumah sakit yang menolak perlu untuk mengarahkan pasien dirujuk ke rumah sakit lain yang tidak overload," tuturnya.

Kalau mengalami kejadian tidak menyenangkan selama berobat, Anda juga bisa lapor ke Care Centre BPJS Kesehatan ke 1500400. Bisa juga Anda mention ke media sosial resmi BPJS Kesehatan.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini