nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kanker Bisa Dideteksi dari Lidah, Caranya?

Risda Nadiva, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 14:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 29 481 2010830 kanker-bisa-dideteksi-dari-lidah-caranya-dCgWCq4aEk.jpg Deteksi kanker dari lidah (Foto: Thesun)

Selain untuk mengecap segala rasa, suhu, dan tekanan pada makanan, lidah juga bisa memberikan tanda atau gejala penyakit tertentu.

Saat ini seorang ilmuwan di Cina menemukan fakta mencengangkan, jika tingkat bakteri terlalu tinggi dalam lidah akan berpotensi menjadi penyakit kanker pankreas yang mematikan.

Mengutip The Sun pada Selasa (29/01/2019), ilmuwan ini mengatakan, jika suatu probiotik dapat membantu mencegah penyakit serius ini. Selain sebagai salah satu alternatif dini mendeteksi adanya kanker, ini sangat membantu kehidupan masyarakat agar lebih memperhatikan lidahnya.

Tumor pankreas sendiri sangat susah terdeteksi karena letaknya jauh dari dalam tubuh dan bisa menunjukkan beberapa gejala, seperti gangguan pencernaan dan sakit perut. Buktinya, 10.000 orang di Inggris menderita penyakit mematikan ini. Belum lagi jika mereka melakukan cek ke dokter, akan langsung diberitahu jika sudah menyebar dan stadiumnya meningkat.

Deteksi Kanker dari lidah

Alasan itulah yang membuat sejumlah dokter dan ilmuwan mencoba menemukan solusi permasalahannya. Penelitian yang dipimpin oleh Lanjuan Li di Universitas Zhenjiang percaya jika microbioma lidah bisa memegang kuncinya. Mereka percaya jika microbioma yang mengatur keseimbangan bakteri di lidah.

Temuan baru ini juga diterbitkan dalam Journal of Oral Microbiology, menyarankan microbiome lidah dapat membantu mendeteksi kanker. Tim Li kemudian menguji perbandingan microbioma pada orang sehat dan pada penderita kanker pankreas.

Hasilnya sangat mengejutkan. mereka menemukan pasien pankreas memiliki mikrobioma pelapis lidah yang sangat berbeda, dibandingkan dengan kelompok yang sehat. Adapun jenis bakteri yang dapat meningkatkan risiko kanker pankreas antara lain, kadar Haemophilus dan Porphyromonas yang rendah dan Leptotrichia dan Fusobacterium tingkat tinggi.

"Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian, hasil kami menambah bukti yang berkembang dari hubungan antara gangguan mikrobioma dan kanker pankreas," kata Li.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini