nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tuan Rumah JBM 2019, Semarang Semakin Mantap Jadi Kota Fashion

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 10:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 30 194 2011247 tuan-rumah-jbm-2019-semarang-semakin-mantap-jadi-kota-fashion-SfpbFOu3Cz.jpg Semarang semakin mantap jadi kota fashion (Foto: Dimas/Okezone)

Sejak dijuluki sebagai Kota Fashion pada 2015 lalu, Semarang semakin gencar mendorong perkembangan industri fashion lokal.

Selain menyelenggarakan berbagai acara fashion show, Pemerintah Kota Semarang juga telah melakukan berbagai upaya pengembangan, termasuk membangun beberapa tempat yang akan dijadikan wadah bagi para desainer untuk memamerkan atau menjual karyanya. Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti.

“Pemkot Semarang mendukung sepenuhnya Semarang menjadi tuan rumah acara fashion seperti JBM (January Board Meeting) 2019 dan Semarang Fashion Trend Show. Ini sejalan dengan pencanangan Semarang sebagai Kota Fashion sekaligus mendukung industri kreatif di bidang fashion,” tutur wanita yang akrab disapa Ita itu, saat membuka JBM 2019 di Galeri PPI, Semarang, Selasa 29 Januari 2019.

Lebih lanjut, Ita menjelaskan, dengan dialihfungsikannya Galeri PPI sebagai galeri industri kreatif, ia berharap ke depannya para desainer maupun kota Semarang itu sendiri bisa sejajar dengan kota lain yang sudah maju di bidang fashion.

“Dulu acara fashion itu lebih sering digelar di hotel-hotel. Tapi karena sekarang Galeri PPI sudah selesai direnovasi, kami memutuskan untuk menggelarnya di tempat ini, sekaligus menjadi bukti bahwa kami serius mengembangkan industri fashion lokal,” tegas Ita.

fashion show

Ali Charisma selaku National Chairman IFC mengungkapkan bahwa pihaknya akan meluncurkan sejumlah program menarik di sepanjang 2019. Dengan demikian, mereka bisa berperan aktif dalam mendorong industri fashion di seluruh daerah di Indonesia, termasuk Semarang.

“Program dan kegiatan IFC mendatang akan lebih ditekankan pada pengembangan bisnis dalam dan luar negeri yang mengacu pada dinamika perubahan gaya hidup dan teknologi terkini. Dengan memiliki pondasi bisnis yang berkualitas, member IFC tentu dapat berkontribusi dalam memperkuat fashion Indonesia,” papar Ali Charisma.

Tidak hanya itu, secara bersamaan, IFC akan memberikan perhatian pada sektor-sektor lain dalam ekosistem industri fashion, termasuk memasarkan potensi fashion Indonesia di pasar internasional.

Pelantikan

Rangkaian acara January Board Meeting 2019 ini juga meliputi pelantikan anggota baru IFC dan Inauguration Show dari 13 desainer yang baru bergabung, yaitu Novita DP, Agied Derta, Olivia Soesanto, Yunius Mujianto dari Semarang; Erika Ardianto, Raegitazoro, Amelia Dianty, Emmy Theen dari Jakarta; Irmasari Joedawinata dari Bandung; Dissa Indriyana, Rainah Badubah dari Surabaya; Alfatir Muhammad, Noor Umer dari Malang.

Gelaran ini bertujuan untuk memperkenalkan karakter rancangan dari masing-masing anggota baru IFC.

Sebagai penutup acara January Board Meeting 2019, IFC bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Derkanasda) Kota Semarang menggelar Semarang Fashion Trend Show 2019/2020 dengan tema “Epiphany Singularity”.

Fashion show yang berlangsung di Gedung Outdetrap Kota Lama Semarang ini menghadirkan karya para desainer IFC Semarang Chapter dengan mengacu pada Indonesia Trend Forecasting 2019/2020.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini