Syarat dan Cara agar Korban Kecelakaan Bisa Langsung Pakai BPJS Kesehatan

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 30 481 2011417 ini-syarat-agar-korban-kecelakaan-bisa-pakai-langsung-bpjs-kesehatan-x9dCcDfMY3.jpg Ilustrai korban kecelakaan (Foto: Americanmobile)

BPJS Kesehatan dan PT Jasa Raharja mengoptimalisasikan penanggungan klaim untuk korban kecelakaan lalu lintas. Hal tersebut memudahkan peserta JKN-KIS untuk mendapatkan plafon klaim yang sudah ditentukan.

Ketentuan penyelenggaraan koordinasi manfaat jaminan kecelakaan lalu lintas tersebut rupanya telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018, tentang Jaminan Kesehatan. Kemudian didukung oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141/PMK.02/2018 tentang Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan dalam Pemberian Manfaat Pelayanan Kesehatan.

Direktur Hukum, Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi mengatakan, sistem penjaminan ganda ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2013. Kemudian, kedua pihak akan mengoptimalisasikan di tahun 2019.

"Kami optimalkan kerja sama ini supaya beban pembiayaan pelayanan kesehatan semakin tepat sasaran, tidak tumpang tindih antar lembaga penjamin satu dengan yang lain,” ujar Bayu saat ditemui di Gedung BPJS Kesehatan, kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019).

bpjs

Sebagai penjamin pertama, terang Bayu, PT Jasa Raharja menentukan batas plafon setiap kasuanya. Misalnya saat terjadi kecelakaan lalu lintas ganda dan kecelakaan penumpang dengan angkutan umum.

Batasan plafon tersebut sebesar Rp20 juta saja. Kemudian, klaim korban akan dialihkan penjaminannya ke BPJS kesehatan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Banyak kejadian double klaim (red-kecurangan) di masyarakat. Banyak kejadian uang klaim dari PT Jasa Raharja ini malah disimpan, bukan untuk berobat karena dapat klaim juga dari BPJS Kesehatan. Makanya kami batasi supaya efektif" tutur Bayu.

Adapun tips untuk mengklaim dua plafon tersebut sesuai sasaran, korban kecelakaan yang menjadi anggota JKN-KIS mesti mengikuti syaratnya. Seperti apa saja?

1. Apabila mengalami kasus kecelakaan lalu lintas untuk segera mengurus surat Laporan Polisi (LP). LP adalah syarat penjaminan oleh PT Jasa Raharja.

2. Dalam kondisi darurat datang ke rumah sakit, kemudian ke petugas entry BPJS Kesehatan langsung dikoneksikan ke aplikasi PT Jasa Raharja.

Kalau sebelumnya reimburst ditanggung ke PT Jasa Raharja, kini saat datang ke rumah sakit bisa langsung pakai BPJS Kesehatan.

3. Korban kecelakaan bakal langsung ditangani di IGD tanpa perlu repot. Ada lebih dari 1.000 rumah sakit yang kerja sama dengan BPJS Kesehatan terkoneksi dengan aplikasi PT Jasa Raharja. Dijamin pasien bakal dimudahkan dari sisi klaim oleh dua pihak penjamin yang bertanggung jawab.

4. Sementara untuk korban kecelakaan kerja, rupanya juga bisa ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen (untuk ASN) dan PT Asabri (untuk Prajurit). Yang jelas sesuai dengan profesinya masing-masing.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini