nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asal Usul Tradisi Menyantap Yu Sheng, Sajian Wajib saat Imlek

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 31 Januari 2019 21:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 31 298 2012143 asal-usul-tradisi-menyantap-yu-sheng-sajian-wajib-saat-imlek-ntl4HXGNS2.jpg Sajian Khas Imlek (Foto: Dimas/Okezone)

PERAYAAN Imlek telah menjadi momen kemeriahan yang identik dengan berkumpul bersama seluruh anggota keluarga, untuk sekadar berbagi angpao dan juga menyantap makanan bersama-sama. Hidangan yang disajikan pun beraneka ragam, dari yang berbahan dasar sayuran, buah, daging dan berbagai santapan pelengkap seperti kue-kue basah.

Bagi masyarakat Tionghoa, makanan yang disajikan saat perayaan Imlek bukan hanya sekedar jamuan untuk mengenyangkan perut namun, juga ada simbol pengharapan untuk keselamatan dan keberuntungan di balik setiap sajian. Tak heran jika perayaan ini selalu identik dengan beberapa jenis makanan tertentu.

“Masyarakat Tionghoa percaya akan keberkahan dari makanan pada saat Imlek, sehingga penyajian makanan Imlek biasanya terdiri dari makanan yang bersumber dari darat dan laut, sebagai lambang keberkahan tersebut,” tutur Aji Chen Bromokusumo, Sekjen Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia & Kepala Kajian Riset dan Budaya, dalam acara Menilik Tradisi Kuliner Perayaan Imlek dari Lei Lo Restaurant di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).

Baca juga :

Lebih lanjut, Aji menjelaskan, dalam penyajiannya makanan dapat disesuaikan dengan budaya dan kondisi masing-masing wilayah dan selera tiap keluarga. Sebagai contoh Sup Hisit yang terbuat dari sirip Ikan hiu, jika di Indonesia diganti dengan gelembung renang ikan kakap, selain itu makanan seperti pindang ikan bandeng pun hanya ada di Indonesia.

Adapun makanan khas Imlek yang saat ini tengah menjadi tren di Indonesia yakni, Yu Sheng atau Yee Sang. Hidangan ini merupakan olahan salad yang terdiri dari kombinasi sayuran dan disajikan sebagai makanan pembuka saat Imlek.

“Yu Sheng itu melambangkan kebersamaan, simbol tersebut dapat terlihat dari cara makan yang terbilang unik, prosesnya dengan mengaduk seluruh bahan-bahan makanan yang telah tersedia dalam satu piring dengan setinggi-tingginya. Proses ini dilakukan bersama-sama dengan orang yang duduk satu meja sembari mengatakan “Lao Qi” atau “Lao Hei”. Semakin tinggi Yu Sheng terangkat dipercaya akan memberikan keberuntungan di tahun yang baru.” tutup Aji.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini