Camilan Buat Tubuh Berenergi, Catat Waktu yang Tepat untuk Ngemil

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 31 Januari 2019 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 31 481 2011850 camilan-buat-tubuh-berenergi-catat-waktu-yang-tepat-untuk-ngemil-8JJQyE5DmH.jpg Pilih waktu yang tepat untuk ngemil (Foto: Boldsky)

Memakan camilan alias ngemil adalah favorit bagi banyak orang. Tapi ada pula yang enggan untuk ngemil karena takut berat badannya akan bertambah. Sebenarnya, tidak ada yang salah dari ngemil. Asalkan jumlah dan jenis camilannya benar.

Lebih jauh tentang camilan, Okezone berbincang dengan dokter spesialis gizi klinik, dr Juwalita Surapsari, M.Gizi, SpGK. Menurutnya, waktu paling baik untuk mengemil adalah di antara waktu makan siang. Selain itu, jenis camilan yang dipilih sebaiknya mengandung serat dan protein.

"Pola makan kita adalah tiga kali sehari dan itu harus terpenuhi jadwal teraturnya. Jadi paling tidak, ada waktu dua kali untuk ngemil yaitu jam 9-10 pagi dan jam 4-5 sore kali camilan saat selingan. Lalu ingat, kalau mau ngemil jumlah kalorinya tidak boleh lebih dari 10% kebutuhan kalori harian," ungkap dr Juwalita saat ditemui dalam sebuah acara, Rabu, 30 Januari 2019 di Jakarta.

ngemil

Dirinya menerangkan bila rata-rata orang membutuhkan 1800-2500 kalori setiap harinya. Sehingga kalori untuk camilan dibatasi hanya 200 kalori. Sebisa mungkin hindari jenis camilan yang manis karena tinggi kalori dan kandungan gula. Hal ini dapat membuat kadar gula darah dalam tubuh menjadi tinggi sehingga menyebabkan kantuk atau mood swing.

Selain itu, makan camilan dalam jumlah kalori berlebih akan menimbulkan rasa kenyang. Akibatnya, saat tiba waktu makan jadi enggan untuk mengonsumsi sesuatu. Pada akhirnya yang terjadi malah terlambat makan dan membawa masalah bagi pencernaan.

Oleh karenanya, pilihlah camilan yang mengandung protein dan serat. Kandungan itu tergolong lebih sehat dan dapat membuat tubuh lebih berenergi. Serat juga membuat perut terasa kenyang sehingga jumlah kalori camilan tidak berlebihan.

"Lalu jenis camilannya seperti apa? Buah bisa, yoghurt bisa, susu multisereal bisa. Kacang-kacangan juga diperbolehkan, asal tidak digoreng," pungkas dr Juwalita.

(hel)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini