Cemburu Buta, Mantan Suami Menyamar Demi 'Stalking' Mantan Istri

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 01 Februari 2019 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 01 196 2012583 cemburu-buta-mantan-suami-menyamar-demi-stalking-mantan-istri-2QgAQWKxX5.jpg Rhian dan Paul (Foto: Thesun)

SAMA seperti cinta yang bisa membuat gila dan hilang logika, begitu juga dengan rasa cemburu buta. Apalagi rasa cemburu yang tujuannya salah sasaran, contohnya ditujukan kepada mantan pasangan.

Baru-baru ini ada kejadian di mana seseorang sampai berurusan dengan hukum karena melakukan tindakan yang tidak semestinya hanya untuk menguntit mantan istri.

Ialah Paul Blake, sang mantan suami yang merasa cemburu buta pada sang mantan istri, Rhian. Saking cemburu dan ingin mengetahui kehidupan asmara Rhian, Paul disebutkan sampai membuat akun media sosial dan menyamar sebagai pria palsu agar bisa 'stalking' sang mantan istri, apakah Rhian tengah berkencan dengan orang lain atau tidak. Bukan hanya itu saja, Paul juga diketahui melacaknya keberadan Rhian melalui aplikasi lokasi dan menghubungi Rhian setidaknya 50 kali dalam sehari.

 Baca Juga: Asisten Pribadi Menteri Susi Pudjiastuti Tulis Surat Pengunduran Diri, Netizen Terharu!

Menurut keterangan, pengadilan mendengar Paul membuat akun media sosial yang berpura-pura menjadi pria lain sebelum menghubungi Rhian untuk mengetahui apakah dia akan menanggapi tanggal palsu untuk berkencan. Jaksa penuntut, mengatakan Paul bahkan membuat akun Instagram dan menyamar sebagai Rhian, sebelum mencoba membuat seorang pria mengakui bahwa dia berselingkuh dengan istrinya.

Pengadilan juga mendengar Rhian memutuskan untuk pergi ke Bristol secara mendadak, tetapi dihubungi oleh Paul yang menanyakan mengapa dia berada di Bristol dan dengan siapa Rhian di sana. Sebelum berpisah, mantan pasangan ini hidup bersama selama delapan tahun sebelum akhirnya biduk rumah tangga keduanya hancur.

 Baca Juga: Ini 5 Pertanda Seseorang Ingin Bunuh Diri, Nomor 5 Paling Bahaya!

Dalam pernyataannya, Rhian mengaku ia merasa dirinya tidak bisa melarikan diri lepas dari ‘cengkraman’ sang mantan suami.

“Dia sangat mengendalikan saya, terus-menerus memeriksa keberadaan saya dan terus-menerus mempertanyakan setiap gerakan saya. Dia akan menelepon saya dan mengirimi saya pesan untuk membuat saya merasa bersalah karena mencoba memiliki kehidupan yang tidak melibatkannya,” ungkap Rhian.

Melakukan perbuatan kriminal, tepatnya menguntit, Paul kini harus dijatuhi hukuman 26 minggu di balik jeruji besi, dan diskors selama 18 bulan oleh Pengadilan Cardiff Crown. Tak hanya itu, Paul juga dijadikan subjek perintah penahanan dan harus menyelesaikan program Building Better Relationships. Demikian seperti dilansir Thesun, Jumat (1/2/2019).

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini