nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Wanita yang Tubuhnya Berotot Setelah Bercerai

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 08:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 01 196 2012694 kisah-wanita-yang-tubuhnya-berotot-setelah-bercerai-oHi9u3sFpy.jpg Binaragawan Perempuan (Foto:The Sun)

PERCERAIAN merupakan salah satu hal yang paling dihindari oleh setiap keluarga. Tentunya perceraian bisa membuat seseorang menjadi depresi dan berdampak negatif bagi setiap anak. Seperti kisah seorang wanita yang satu ini. Entah pikiran apa yang merasukinnya sehingga ia nekat untuk membentuk badannya menjadi berotot.

Saking seriusnya membentuk badan ia bahkan mengubah dirinya menjadi seorang binaraga. Sebagai alat pembentuk badan, ia menggunakan anak-anaknya sebagai beban saat tidak sempat datang ke pusat kebugaran. Namun, saat ini kesulitan yang ia hadapi adalah kesulitan untuk menemukan jeans yang muat dengan pahanya yang tebal.

Keputusan Natasha Noble untuk menjadi seorang binaragawan diawali dengan kandasnya bahtera rumah tangga dengan sang suami. Ia pun terpuruk hingga mencapai titik terendah dalam hidupnya. Wanita berusia 36 tahun tersebut menjadi sangat terkoyak sehingga lingkar pinggangnya menyusut mulai dari 30 menjadi 25 inchi.

"Setelah menjelajahi Instagram pada 2012 ketika sedang mengandung anak bungsu yang berusia delapan bulan. Saya melihat foto-foto binaragawan perempuan dan kagum pada mereka. Saya bertekad untuk berubah sehingga saya pergi ke pusat kebugaran dua minggu setelah melahirkan," terang Noble, sebagaimana dilansir The Sun, Senin (5/2/2019).

"Saya menggunakan treadmill meskipun diperingatkan oleh bidan untuk tidak melakukan aktivitas berat selama enam minggu pertama. Sekarang saya ingin mendorong wanita lain yang telah kehilangan kepercayaan diri untuk melakukan hal yang sama," lanjutnya.

Noble pun menjelaskan cara uniknya dalam membentuk tubuh. Ia mengaku kerap menggunakan anak-anaknya sebagai beban baginya saat tidak bisa pergi ke pusat kebugaran. caranya, dengan meletakkan sang anak di atas punggungnya ketika push up.

"Ketika putri saya berusia 10 tahun, Simran berusia sekitar lima tahun, saya biasa mengangkat mereka menggunakan punggung. Tentu anak perempuan saya, Satinder yang berusia 13 tahun sudah terlalu besar bahkan untuk saya gunakan sebagai beban," sambungnya.

Noble pun menceritakan bahwa ia pertama kali bertemu suaminya saat keduanya bekerja di sebuah kelab malam. sejak saat itu mereka memutuskan untuk hidup serius dengan memiliki anak. Namun, kehidupannya mendadak berubah saat ia mengetahui rumah tangganya kandas. Ia akhirnya mencari pelarian dengan berlatih di pusat kebugaran dan mengubah seluruh pandangannya tentang kehidupan.

"Saya menyadari bahwa tidak perlu takut lagi dan bisa mulai berinvestasi dengan diri saya sendiri untuk berjuang. Saya melihat betapa cantiknya binaragawan wanita saat mereka memiliki satu pemikiran. Inilah yang saya inginkan. Saya jatuh cinta pada kekuatan wanita dan keindangan otot-otot mereka. Sejak saat itu saya berpikir untuk menjadi mereka suatu saat nanti," timpalnya.

Ketika sekolah libur dan ia harus merawat anak-anaknya, ia menggunakan berat sang anak untuk berlatih. Melihat hal tersebut sang anak pun senang untuk membantu ibunya berolahraga. Sekarang Noble berkeliling negara untuk bersaing dalam kontes binaraga dan berprofesi sebagai pelatih pribadi.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini