nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Tradisi Menyantap Yee Sang saat Imlek, Ini Filosofinya

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 02 Februari 2019 08:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 01 298 2012683 mengenal-tradisi-menyantap-yee-sang-saat-imlek-ini-filosofinya-m0TqJ0VpXd.png Ilustrasi (Foto: Carrybeans)

PERAYAAN Tahun Baru China atau Imlek selalu identik dengan tradisi yang khas. Mulai dari busana yang dikenakan, hiasan yang dipasang, hingga makanan yang disajikan. Berbicara soal makanan, dalam perayaan ini ada tradisi menyantap makanan dengan cara unik.

Makanan itu dikenal dengan nama Yu Sheng atau Yee Sang. Sekilas makanan ini terlihat seperti salad karena terdiri dari dua bahan utama yaitu potongan daging ikan mentah dan irisan aneka jenis sayuran. Untuk membuat makanan ini, potongan daging ikan mentah yang ditaburi air jeruk dan bubuk jahe. Kemudian, potongan daging ikan mentah dicampur dengan irisan aneka sayur lalu ditaburi bumbu dan saus secara merata.

 

Yee sang biasanya akan disajikan dalam piring lebar sebagai hidangan pembuka. Anggota keluarga yang berada di meja makan akan berkumpul sekitar piring sambil memegang sumpit. Lalu mereka secara bersama-sama mengaduk makanan. Cara mengaduknya pun tidak bisa asal. Anggota keluarga harus mengaduk dengan mengangkat makanan secara tinggi-tinggi sambil mengatakan ‘Lao Qi’ atau ‘Lao Hei’.

 Baca Juga: Asisten Pribadi Menteri Susi Pudjiastuti Tulis Surat Pengunduran Diri, Netizen Terharu!

Pengadukan makanan dipercaya sebagai simbol keberuntungan. Semakin tinggi makanan diangkat, maka keberuntungan yang didapat di tahun baru semakin banyak. Mengaduk secara bersama-sama juga diharapkan anggota keluarga bisa sukses secara bersama-sama. Setelah selesai mengaduk, yee sang disantap secara bersama. Maka tak heran bila makanan ini juga dianggap sebagai lambang kebersamaan.

 

Di sisi lain, secara arti yee sang berasal dari kata “yu sheng” yang memiliki makna ikan mentah. Pengucapan kata ini memiliki lafal yang sama dengan kata yang memiliki arti kelimpahan hidup. Oleh karenanya yee sang juga dianggap sebagai simbol harapan akan kelimpahan hidup di tahun yang baru.

 Baca Juga: Kisah di Balik Desainer Rudy Chandra, Jatuh di Panggung hingga Enggak Dibayar Klien

Berdasarkan sejarahnya, yee sang disantap pada hari ketujuh setelah Imlek. Dalam mitologi kuno China, hari ketujuh pada bulan pertama kalender Lunar adalah hari istimewa karena pada hari itu Nuwa (dewi pencipta dunia) menciptakan manusia. Demikian seperti yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber, Sabtu (2/2/2019).

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini