nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vanessa Angel Ingin Bunuh Diri, Drama atau Depresi Nyata?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 01 Februari 2019 11:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 01 481 2012328 vanessa-angel-ingin-bunuh-diri-drama-atau-depresi-nyata-qsdOdIt13h.jpg

TAK ada manusia sekuat batu. Tak ada manusia yang bisa menyelesaikan masalahnya seorang diri. Begitu juga dengan Vanessa Angel, kasus prostitusi online yang mesti dia pertanggungjawabkan memasuki babak baru.

Putusan tahanan yang harus dihadapi sekarang membuat selebriti berusia 27 tahun tersebut lemah tak berdaya, baik di hadapan hukum maupun dirinya sendiri. Terbukti, saat menjalani pemeriksaan di Gedung Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Vanessa jatuh pingsan. Sebelumnya, wajahnya tampak pucat dan tangisan tak berhenti mengalir dari matanya.

Pemeriksaan selama 12 jam itu membuat Vanessa drop. Kesehatannya terganggu dan kekasihnya pun menjelaskan Vanessa depresi berat. Dalam paparannya, Bibi Ardiansyah menjelaskan kekasihnya sempat ingin menyudahi hidup dan ingin menyusul ibunya di alam sana. Wajar memang, masalah yang menimpa Vanessa seperti kilat dan itu harus dia hadapi tanpa persiapan sebelumnya.

"Awal ketemu benar-benar dia sudah parah banget, wajahnya pucat, badannya sudah menggigil kayak syok banget. Dia saat itu nangis, udah kayak bener-bener; Yaudah aku nyusul mama aja, dia bilang gitu," kata Bibi pada awak media.

Sikap yang ditunjukan Vanessa dalam menanggapi masalah ini adalah contoh depresi yang nyata. Di mana seseorang dihadapkan pada masalah yang dia anggap telah menghancurkan seluruh hidupnya dan dia belum siap menerimanya. Depresi menjadi dampak terburuk dari kondisi ini dan jika tidak ditangani dengan baik, korban bisa saja mencoba untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

Baca Juga : Asisten Pribadi Menteri Susi Pudjiastuti Tulis Surat Pengunduran Diri, Netizen Terharu!

Lantas, apa yang bisa dilakukan jika sudah dalam kondisi demikian?

Dilansir Okezone dari Reach Out, salah satu cara yang bisa dilakukan ketika Anda berpikiran untuk bunuh diri adalah bercerita pada orang yang Anda percayai. Mengungkapkan sesuatu pada orang lain bisa membuat diri Anda lebih "enteng" dan Anda merasa tidak sendirian di dunia ini.

Meskipun mungkin sulit dan mungkin tampak seperti tantangan yang bahkan lebih besar daripada mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri hidup Anda, jangan ragu untuk melakukannya. Sebab, dengan menceritakan masalah ke orang lain, Anda punya pandangan lain mengenai masalah yang sedang dihadapi dan ini bisa membuka pikiran Anda lebih jauh. Tentunya mengubah pikiran untuk bunuh diri!

Berbicara dengan seseorang yang Anda percaya dapat membantu Anda melihat alternatif untuk menyelesaikan atau memikirkan masalah atau perasaan yang membuat Anda kewalahan. Ini juga dapat membantu mengingatkan Anda, masih ada orang-orang yang peduli pada Anda dan mereka tidak akan lebih baik tanpa Anda. Ini dapat membantu Anda untuk menyadari apa yang penting bagi Anda dan menjelaskan alasan Anda untuk hidup. 

Anda dapat memberi tahu anggota keluarga, teman, guru, penasihat, atau siapa pun yang Anda pikir bisa dipercaya. Jika mereka tidak mempercayai Anda atau tidak ingin mendengarkan, teruslah berusaha sampai Anda menemukan seseorang yang mau. Kadang-kadang orang tidak bereaksi dengan baik pada awalnya karena mereka tidak tahu cara mengatasinya. Ini bukan kesalahan Anda dan meskipun mungkin terasa sulit, jangan menyerah!

Baca Juga : Sederet Boneka Seks yang Mirip Artis, Pernah Mimpi Bercinta dengan Mereka?

Jika Anda merasa sulit untuk berbicara tentang perasaan Anda, cobalah menuliskan sesuatu untuk dibaca orang lain. Cara ini bisa dilakukan pada mereka yang merasa bahwa cerita langsung akan sangat menyulitkan. Dengan menulisnya, Anda bisa jujur dengan perasaan Anda seutuhnya. Ingat, Anda tidak sendirian di dunia ini.

Jadi, cara yang sudah dilakukan Vanessa Angel sudah tepat untuk menceritakan kesedihan dan apa yang sedang dia alami ke orang terdekatnya. Setidaknya beban yang ditanggung Vanessa tidak dia panggul sendiri. Kalau memang kondisi ini tak berjalan stabil dalam beberapa hari, Vanessa bisa mendatangi psikolog atau psikiater untuk mendapatkan penanganan medis supaya kondisinya tidak semakin parah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini