nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Dampak Negatif Bila Salah Melakukan Jenis Diet

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 02 Februari 2019 20:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 02 481 2012977 2-dampak-negatif-bila-salah-melakukan-jenis-diet-DPq4QuNmSB.jpg Ilustrasi (Foto: Healthcare)

SEKARANG ini banyak jenis diet yang bermunculan. Ada jenis diet tertentu yang dikatakan dapat menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Hal itu kemudian menarik perhatian banyak orang dan membuat mereka ingin mengikutinya. Akan tetapi, apakah jenis diet tersebut aman?

"Berdasarkan hasil penelitian, penurunan berat badan yang aman itu 2-4 kg per bulan. Untuk mendapatkannya juga dibutuhkan pengaturan pola makan yang tepat dan tidak instan. Apabila diet tertentu dapat menurunkan berat badan dalam waktu singkat, hati-hati itu bukan lemak yang terbakar melainkan massa otot," ungkap ahli diet, Pafitri S.K.M.RD saat ditemui Okezone dalam sebuah acara, Sabtu (2/2/2019), di Jakarta.

Massa otot yang terbakar dapat menimbulkan dampak negatif pada tubuh. Pertama, membuat seseorang menjadi lemas, mudah pusing, dan tidak bergairah. Kedua, terjadi gangguan di sistem metabolisme yang membuat sinyal tubuh terganggu.

 Baca Juga: Viral Video Dian Sastro Merem Melek, Bikin Heboh Warganet

"Apabila sistem metabolisme rusak atau terganggu, maka bisa terjadi kesalahan dalam pembakaran kalori dari asupan yang dikonsumsi. Ibaratnya, minum air saja berat badan bisa naik. Selain itu, gangguan tersebut membuat seseorang terus merasa lapar padahal sudah makan," jelas Pafitri.

Jumlah massa otot dan kadar air dalam tubuh harus dipertahankan. Begitu juga dengan fungsi metabolisme tubuh. Dengan begitu, seseorang dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan optimal. Jika terjadi gangguan, maka dapat menghambat produktivitas. Beruntung hal itu bisa diperbaiki sendiri tanpa bantuan ahli.

 Baca Juga: Ingin Berat Badan Ideal? Ikuti Langkah Diet Ini!

"Untuk memperbaiki gangguan metabolisme, pertama perbaiki pola makan. Mulai dari jenis makanan yang dipilih hingga waktu makan. Jangan terlambat makan atau sengaja melewatkannya. Kelihatannya memang tidak apa-apa, tapi sebenarnya dapat mendatangkan masalah baru yaitu enzim pencernaan terganggu," papar Pafitri.

 

Dirinya menerangkan, enzim pencernaan akan bekerja optimal pada waktu makan seharusnya. Dengan begitu, maka tubuh akan menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi secara optimal sehingga dapat memberikan manfaat. Apabila waktu makan terlambat, maka nutrisi tidak terserap optimal.

"Pilihlah jenis makan yang tepat, karbohidrat penting. Protein penting karena fungsinya berbeda dengan karbohidrat, lemak juga penting tapi pilih yang tidak jenuh. Kemudian jangan lupa sayur dan buah karena mengatur fungsi tubuh," pungkas Pafitri.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini