nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasien Kanker BPJS Kesehatan Tetap Harus Bayar?

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 20:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 04 481 2013745 pasien-kanker-bpjs-kesehatan-tetap-harus-bayar-NyNv3oe0Bp.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

ATURAN baru BPJS Kesehatan memang akan mengenakan urunan biaya kepada para pasien BPJS. Nantinya, ada beberapa penyakit yang akan dikenakan biaya berobat sekira 10 persen dari total pengobatan.

Meskipun penyakit tersebut belum ditentukan, tapi Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila F Moeloek, SpM(K) menjamin bahwa pasien kanker tidak dibebani biaya besar. Meskipun, dia mensyaratkan beberapa hal yang harus dipatuhi pasien.

Bertepatan dengan Hari Kanker Sedunia 2019, Menkes Nila bakal mengatur secara khusus tentang beban biaya yang diberikan pada pasien kanker. Dia pun berjanji bakal tetap menolong pasien sesuai dengan daftar INACBGs.

Tapi, saat ini beban penanggungan kanker kepada BPJS Kesehatan nilainya sebesar Rp2,7 triliun. Angka itu besar, sehingga harus diminimalisir supaya tidak tetap defisit.

Baca Juga: Terseret Prostitusi Online, Intip 6 Potret Miripnya Della Perez dengan Jupe, Sama-sama Bohay!

Menkes Nila menegaskan, urun biaya dan selisih biaya BPJS Kesehatan yang diatur dalam Permenkes 51 tersebut dijatuhkan kepada pasien yang melakukan kecurangan. Peraturan tersebut mengatur banyak hal untuk meminimalisir kasus-kasus kecurangan.

"Pemakai (BPJS Kesehatan) banyak tidak disiplin. Misalnya saya bayar iuran kelas 3, terus minta VVIP pas dirawat di rumah sakit. Kalau pasien kanker tidak dikenai, jadi hanya kepada pasien yang melakukan moral hazard," ujar Menkes Nila ditemui di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (4/2/2019).

Dia menambahkan, semua pasien kanker yang menggunakan BPJS Kesehatan non-PBI sudah diatur dengan standar obat-obatan INACBGs. Terkecuali pasien meminta obat mahal atau pindah kelas rawat inap beda lagi peraturannya.

Baca Juga: Siswa SMP Main Reog Ponorogo Pakai Papan Tulis Kelas, Endingnya Bikin Netizen Auto Ngakak!

Menkes Nila menjamin pemberian pengobatan untuk pasien kanker sesuai standarnya meski pakai BPJS Kesehatan. Intinya jika ada permintaan di luar aturan yang sudah ditentukan khusus pasien kanker, pasti berbeda teknisnya.

"Kita tetap harus menolong, kalau kena kanker ada standar obatnya. Tapi di luar itu, misalnya pasien minta obat yang tidak kita punyai dan mahal sekali, kita mesti mikir obat itu juga. Dilihat dulu apakah obatnya dipakai pengobatan apa hal lain," pungkas Menkes Nila.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini