nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lari Bikin Kurus Ternyata Cuma Mitos! Ini Kata Fisioterapis

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 03:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 06 481 2014525 lari-bikin-kurus-ternyata-cuma-mitos-ini-kata-fisioterapis-j9D6NErhmT.jpg Lari bikin kurus cuma mitos (Foto:Ilustrasi/Ist)

SELAMA ini lari dianggap sebagai salah satu jenis olahraga yang paling mudah. Lari bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Sayangnya, ada beberapa anggapan yang salah tentang lari di masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh seorang fisioterapis, Matias Ibo.

Apa saja kesalahan pemahaman tersebut? Berikut ulasannya.

Baca Juga:

Jangan Main-Main di 2019, Anak Indigo Furi Harun Ramalkan Tahun Ini Bayar Karma!

4 Zodiak Ini Diramalkan Bakal Kecelakaan di 2019, Anak Indigo Sarankan Donor Darah!

1. Lari tidak menurunkan berat badan

Lantaran mampu mengeluarkan banyak keringat dan cukup mudah dilakukan, tak jarang orang menganggap lari dapat membantu menurunkan berat badan. "Lari sebenarnya adalah olahraga yang paling jelek untuk olahraga. Lari itu tidak menurunkan berat badan tapi yang terjadi badan kita mengecil," ungkap pria yang akrab disapa Ibo saat ditemui Okezone dalam sebuah acara, Rabu (6/2/2019) di Jakarta.

Dijelaskan olehnya, lari tidak akan menurunkan berat badan apabila seseorang tetap makan dalam jumlah banyak dan tidak terkontrol. Lari bisa membantu membakar kalori agar tidak jadi lemak yang menumpuk di tubuh asalkan nutrisi yang dikonsumsi tepat.

"Mitos yang orang pikirkan adalah kalau mau kurus itu lari. Namun sebenarnya harus ada kombinasi antara lari dengan nutrisi. Lebih bagus untuk menurunkan berat badan arahnya ke strength training yang tidak membuat badan besar," papar Ibo.

2. Lari tidak perlu pakai jaket

Banyak orang yang senang lari menggunakan jaket. Anggapannya, semakin banyak berkeringat maka jumlah kalori yang dibakar semakin banyak. Namun nyatanya anggapan ini salah besar dan malah bisa berakibat fatal.

"Lari pakai jaket itu seharusnya jangan dilakukan karena merupakan penyebab utama serangan jantung. Semakin banyak keringetan malah semakin banyak cairan tubuh yang hilang dan itu berbahaya sekali," ungkap Ibo.

Fisioterapis Timnas Sepakbola Indonesia itu mengatakan sebaiknya orang berlari menggunakan pakaian dan sepatu yang nyaman. Saat memilih pakaian dan sepatu pun tidak perlu tergantung dengan brand tertentu. Sebab percuma bila harganya mahal tapi saat dipakai membuat lari tidak optimal.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini