nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips 'Bertahan Hidup' Selama Traveling ke Luar Negeri ala Travel Blogger Febrian

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 21:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 07 406 2014989 tips-bertahan-hidup-selama-traveling-ke-luar-negeri-ala-travel-blogger-febrian-m9RwcCC8wa.jpg Travel blogger Febrian (Foto: @_febrian/Instagram)

Traveling memang ampuh mengusir rasa penat atau istilah keren saat ini, “kabur sejenak dari rutinitas sehari-hari”. Eits, tunggu dulu, kalau persiapannya tidak matang, traveling justru bisa jadi bumerang bagi diri Anda sendiri.

Terutama bagi mereka yang berencana melancong ke negeri orang. Jika tidak pandai-pandai mengatur pengeluaran, bukannya senang tapi malah bisa menambah beban pikiran.

Untuk mengakali hal tersebut, seorang travel blogger kenamaan Indonesia, Febrian, punya cara jitu agar Anda tidak kebablasan saat traveling. Khususnya urusan makanan.

“Makanan itu krusial. Buat yang suka makan kayak gue memang harus siapin budget khusus. Tapi untuk mengakalinya mau enggak mau harus masak sendiri di penginapan. Kalau yang pesan penginapan melalui airbnb kan biasanya sudah ada dapur, jadi harus benar-benar dimanfaatkan,” ungkap Febrian saat menyambangi kantor Okezone di Gedung MNC News Center lt. 12, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).

Febrian

Memasak sendiri makanan saat traveling tidak hanya ampuh menghemat pengeluaran, tetapi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Pasalnya, tidak semua kuliner di negara tujuan akan cocok dengan lidah orang Indonesia.

“Kalau liburan ke Eropa itu wajib banget masak sendiri. Harga makanan di sana relatif mahal, untuk bertahan hidup mau tidak mau masak sendiri. Berbeda dengan negara-negara Asia seperti India. Biasanya faktor kebersihan dan bumbu yang digunakan cenderung tidak cocok di lidah,” tegasnya.

Untuk jenis makanan yang tepat untuk dikonsumsi selama traveling, Febrian sempat membeberkan hasil konsultasinya dengan seorang ahli gizi.

“Buat orang yang aktif atau memiliki tingkat mobilitas tinggi, misalnya saat liburan, asupan gulanya harus ditambah. Kalau gue sendiri mendapat asupan gula dari buah-buahan. Terus dikombinasikan dengan protein dan karbohidrat untuk proses pembakaran. Jadi kita punya energi yang berlebih,” pungkas Febrian.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini