nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikritik Habis Netizen, Gucci Tarik Peredaran Baju Jumper Seharga Rp12 Juta

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 17:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 08 194 2015363 dikritik-habis-netizen-gucci-tarik-peredaran-baju-jumper-seharga-rp12-juta-BA63TfePW4.jpg Jumper Gucci yang dikritik habis netizen (Foto: Theguardian)

KREATIVITAS dalam membuat suatu karya memang sebaiknya tidak kebablasan. Jika dipandang telah melewati batas, maka jangan merasa terkejut dengan respon atau kritik yang diterima dari masyarakat luas.

Inilah yang tengah dialami oleh rumah mode mewah kenamaan dunia, Gucci. Ada apakah gerangan? Well, sebagaimana dilapor Theguardian, Jumat (8/2/2019) Gucci disebutkan sampai harus menarik produk polo neck jumper warna hitamnya dari pasar setelah para netizen mengecam memberikan kritik pedas terhadap Gucci, sebab outfit jumper hitam tersebut dinilai menyerupai tampilan wajah orang berkulit hitam.

 BACA JUGA : Travel Blogger Febrian Tanggapi Isu Penutupan Pulau Komodo

Polo jumper rajut yang diberi nama produk “ Balaclava” ini diketahui lebih lanjut merupakan salah satu produk dari koleksi autumn/winter 2018, yang mana dijual dengan banderolan harga senilai USD890 atau kurang lebih Rp12,4 juta per satu piece. Atasan ini hadir dengan desain menutupi bagian bawah wajah dan memiliki emblem cutout di bagian mulut berbentuk bibir berukuran besar berwarna merah terang.

 

Setelah mendapat kritikan dari netizen di linimasa Twitter dan Instagram users, dengan mengacu pada momen Black History Month di Amerika. Akhirnya pada Rabu malam, rumah mode asal Italia ini memberikan pernyataan maaf dan menerangkan bahwa produk jumper tersebut akan dihilangkan dari situs resmi Gucci.

“Kami menganggap keanekaragaman sebagai nilai mendasar yang harus ditegakkan sepenuhnya, dihormati, dan ada di garis depan setiap keputusan yang kami buat. Kami berkomitmen penuh untuk meningkatkan keragaman di seluruh organisasi kami. Ini menjadi momen pembelajaran yang kuat bagi tim Gucci untuk berkomitmen penuh untuk meningkatkan keragaman,” bunyi keterangan yang dikeluarkan oleh Gucci.

 

Untuk keterangan produk sendiri, di situs resmi Gucci disebutkan bahwa jumper “Balaclava” ini desainnya terinspirasi dari masker ski model vintage, ditambah dengan rajutan aneka warna ditambah dengan konsep misterius yang ingin ditampilkan.

 Baca Juga: Travel Blogger Febrian Tanggapi Isu Penutupan Pulau Komodo

“Inspired by vintage ski masks, multicolored knitted balaclavas walked the runway, adding a mysterious feel to this collection,” bunyi keterangan produk yang tertera di situs resmi Gucci.

Sejauh ini, hingga berita ini dilansir disebutkan pihak Gucci sendiri belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini