nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kampus di Pakistan Mengubah Valentine Day Menjadi Sister Day

Abdul Razak, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 20:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 08 196 2015306 kampus-di-pakistan-mengubah-valentine-day-menjadi-sister-day-UIS1NTjaxg.jpg Larangan Perayaan Valentine di Pakistan (Foto: Boldsky)

TAK terasa Anda telah memasuki bulan yang penuh cinta. Diketahui tanggal 14 Februari selalu disebut sebagai hari kasih sayang atau yang sering dikenal dengan Hari Vallentine. Hari Valentine sering dirayakan oleh pasangan-pasangan suami istri atau yang sedang pacaran. Banyak yang dapat dilakukan saat hari kasih sayang tersebut, Anda bisa makan berdua dengan romantis, atau mengajak sang kekasih bepergian ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya.

Hari Valentine selalu menjadi hari yang ditunggu-tunggu bagi sepasang kekasih. Mereka selalu menyiapkan dan rela melakukan apapun untuk kekasihnya. Perayaan Valentine juga sering dirayakan oleh remaja-remaja Indonesia bersama sang pasangan. Memang tidak ada larangan khusus terkait merayakan hari kasih sayang tersebut. Namun, tidak semua negara bisa menerima dan mengikuti kebudayaan barat itu.

Baca juga :

Salah satu negara di dunia, yakni Pakistan memilih untuk tidak merayakan dan melarang khususnya remajanya untuk merayakan hari kasih sayang. Bahkan, Salah satu kampus di Pakistan telah memutuskan untuk mengganti nama Valentine menjadi Sister. Melansir dari boldsky, Jumat (8/2/2019), diketahui Universitas tersebut menolak keras terhadap perayaan valentine. Universitas yang bernama Agriculture Faisalabad itu, telah memutuskan untuk mengubah nama hari itu menjadi Sister Day. Keputusan itu dibuat untuk mengubah praktik budaya barat di remaja dan mempromosikan budaya timur dan tradisi islam di kalangan pemuda.

Wakil rektor Universitas tersebut mengatakan, bahwa dalam budaya timur, wanita lebih diberdayakan dan mendapatkan rasa hormat.

ā€œDalam budaya kita, wanita lebih diberdayakan dan mendapatkan rasa hormat sebagai saudara perempuan,ā€ tutur Zafar Iqbal, rektor Universitas Agriculture Faisalabad (8/1/2019).

Rektor itu juga menambahkan bahwa, pemuda-pemuda sudah mulai melupakan budayanya dan mulai memperdulikan budaya barat. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk mengubah pola pikir pemuda-pemuda tersebut. Meskipun perayaan hari valentine sangat kuat dan sudah menjadi hal tahunan, maka dari itu rektor universitas tersebut sadar dan mulai mencoba untuk mengubahnya dengan cara tersebut.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini