nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Penularan Kusta yang Kerap Dianggap Menjijikkan

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 16:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 08 481 2015332 fakta-penularan-kusta-yang-kerap-dianggap-menjijikkan-FcHZkApcj7.jpg Ilustrasi (Foto: Verywell)

Kusta memang tergolong penyakit menular tapi bentuk penularannya tak seseram zaman dulu. Anda tak mesti khawatir, apalagi ketika bertemu dengan penderita kusta.

Sejak zaman dulu kusta sering dianggap penyakit kutukan yang sulit disembuhkan. Ada juga yang menilai bahwa kusta adalah penyakit menjijikkan. Sehingga, ketika bertatap muka dengan penderita kusta tak sedikit orang mengucilkan.

Padahal ada beberapa fakta penularan kusta yang jarang diketahui banyak orang. Kusta bahkan dijuluki penyakit menular, tapi tidak mudah menular dengan cepat.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Dr dr Sri Linuwih Menaldi SW, SpKK(K) menerangkan, penularan kusta utamanya melalui udara dan kontak langsung dengan penderita yang belum diobati. Tapi prosesnya tidak terjadi spontan begitu saja.

 Baca Juga: 5 Efek Mengerikan Aborsi yang Belum Banyak Diketahui

"Lama proses penularannya itu 3-5 tahun. Kontak dengan pasien juga harus erat, minimal bersama-sama dalam satu rumah dengan penderita kusta selama 3 bulan berturut-turut atau 20 jam per minggu," ujar dr Sri saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Dokter Sri menyebutkan, kusta ditularkan lewat bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri tersebut bisa menularkan ke tubuh manusia lewat pernapasan.

Uniknya, bakteri kusta tersebut bisa berkembang biak di sel makhluk hidup saja. Karenanya, kusta disebut penyakit yang tidak gampang menular, kecuali pada orang-orang yang rentan sakit.

 Baca Juga: Gay Paling Banyak Idap HIV di Kecamatan Cilandak

"Pada anak-anak dan orang tua, yang daya tahan tubuhnya rendah pasti mudah tertular," terang dr Sri.

Sementara itu, faktor lingkungan padat penduduk, tempat tinggal tidak bersih, sampai sanitasi yang buruk juga mudah memicu penularan kusta. Dengan kondisi seperti itu, bakteri pemicu kusta senang hidup, apalagi kalau di daerah tropis dengan suhu 37 derajat Celsius.

"Tapi bukan itu saja yang jadi parameter. Ada juga orang golongan menengah ke atas itu, sering berkutat di dalam mobil saja atau ruangan kotor, lalu berkutat dengan penderita kusta, pasti juga mudah tertular," pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini