nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengerikan, Telinga Wanita Ini Diamputasi Karena Keseringan Pakai Mesin Tanning

Risda Nadiva, Jurnalis · Sabtu 09 Februari 2019 17:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 09 481 2015733 mengerikan-telinga-wanita-ini-diamputasi-karena-keseringan-pakai-mesin-tanning-qIWUcZOryh.jpg Ilustrasi (Foto: Marieclaire)

Penggunaan mesin pencoklat kulit atau tanning yang disebut sunbeds sepertinya jarang dilakukan oleh masyarakat Indonesia yang rata-rata memiliki warna kulit sawo matang.

Sedangkan di luar negeri, sunbeds atau mesin tanning lumrah digunakan bagi mereka yang berkulit putih pucat. Hal itu dilakukan karena mereka pikir mempunyai kulit kecoklatan penampilannya lebih terlihat eksotis dan menarik. Apalagi sunbeds sering dipakai bagi para wanita yang malas pergi ke pantai.

Meskipun dijamin akan memiliki kulit coklat secara instan, tak menutup kemungkinan pula berbagai risiko juga mengancam, seperti bisa timbulkan kanker. Nah, salah satunya adalah seorang wanita berusia 45 tahun yang alami kanker kulit, tepatnya di telinga karena keranjingan menggunakan sunbeds sejak berumur 14 tahun yang dikutip dari Unilad pada Sabtu (09/01/2019).

 Baca Juga: Apakah Mati Suri Nyata? Ini Penjelasannya dari Segi Medis

Mulanya, Anthea Smith melihat ada gerombolan benjolan merah di sekitar telinganya pada 2010 silam. Namun, setelah Anthea mengunjungi dokter dan mengatakan jika benjolan itu hanyalah kutil, ia mengabaikannya.

 

Ibu dua anak ini mengaku jika dokter yang ia temui sepertinya ‘enggan’ merujuknya ke dokter kulit. Sebab, benjolan di telinga Anthea lama kelamaan warnanya berubah menjadi coklat hingga kehitaman.

Meskipun dokter telah menyatakan jika masalah yang dialaminya tidak perlu dikhawatirkan, ternyata masalah Anthea tidak sampai di situ. Ia merasa telinganya sangat gatal saat memakai headset di kantor. Akibatnya, kutil yang tumbuh di telinganya tersebut membuatnya sangat frustrasi harus merasakan gatal setiap detik, hingga membuatnya malu sampai memotong rambutnya secara asimetris.

 Baca Juga: Pengalaman Spiritual Orang Atheis Ketika Mati Suri Membuatnya Percaya Surga

Sejak didiagnosis pada 2015 silam dan dinyatakan terkena kanker melanoma stadium 3C, ia melakukan biopsy darurat. Itu membuatnya harus menjalani dua operasi panjang dan 32 sesi radioterapi demi menyingkirkan kanker yang dideritanya.

Anthea terpaksa ‘merelakan’ telinganya yang terkena penyakit tersebut diamputasi. Hingga saat ini, ia harus memakai telinga palsu dan terus merasakan ketidakseimbangan tubuhnya. Tidak hanya itu, ia juga mengalami mati rasa di wajah dan tinnitius. Ia juga membuat petisi agar penggunaan sunbeds di Inggris dilarang bagi semua orang yang ingin mencobanya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini