nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mati Suri Dalam Pandangan Islam, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Hanizha Fatma, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 10:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 11 196 2016203 mati-suri-dalam-pandangan-islam-apa-yang-sebenarnya-terjadi-RxosQREv63.jpg Mati suri (Foto: Ist)

REJEKI, jodoh dan maut sudah diatur oleh sang maha kuasa. Umat manusia tidak akan ada yang tahu kapan dia mendapatkan rejeki, jodoh ataupun ajal. Sama seperti rejeki dan jodoh yang bisa datang kapan saja, mati atau meninggal pun bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Ini merupakan hal yang selalu datang dalam hidup setiap umat yang memiliki nyawa.

Berbicara tentang kematian, pernahkah Anda mendengar tentang mati suri? Mati suri secara ensiklopedia yaitu keadaan dimana dilakukannya sebuah usaha-usaha untuk menghidupkan kembali seseorang yang sudah meninggal.

 BACA JUGA : Hobi Traveling, Ini Spot Wisata yang Bakal Dikunjungi Jess No Limit

Namun, dalam islam apakah mati suri itu? Secara eksplisit memang tidak ada yang membahas tentang ini termasuk ayat Alquran. Hanya saja ayat Alquran ini merupakan kitab suci yang bisa digali lebih dalam makna-makna yang terkandung dan kemudian ditafsirkan oleh para mufasir.

 

Di dalam dunia medis hal ini disebut dengan istilah near death experience (NDE) atau kondisi manusia yang dianggap sudah mati namun sejatinya belum.

 BACA JUGA : Bintang Panas Sally Marcellina Bergaya Syur, Branya Sampai Mengintip

Ayat Alquran menjelaskan tentang mati suri bisa dilihat pada Surat Az-Zumar ayat 42 yang artinya “Allah memegang jiwa (orang) ketik matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belummati di waktu tidurnya, maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya yang demikian itu terdapat tanda-tanda kkuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.”

Di dalam islam sendiri kematian bukanlah benar-benar mati, tapi hakikatnya hanyalah perpindahan alam kehidupan sehingga dengan sangat mudah Allah mengambil ruhnya atau mengembalikannya. Hal ini sama seperti ketika tidur, ruh manusia dalam genggaman Allah dan dikembalikannya saat manusia bangun sehingga mati suri merupakan sesuatu yang sangat rasional terjadi berdsarkan paradigma Islam dalam memandang kematian.

 BACA JUGA : Disangka Sedang di Pesawat, Kenyataan Video Ini Bikin Tepuk Jidat

Selain itu dalam Alquran dijelaskan bahwa mati suri berarti salah satu ujung tali roh terlepas tetapi dia masih hidup karena ujung lainnya masih terikat. Itulah yang membuatnya bisa kembali hidup. Mirip seperti orang tidur. Dalam islam juga diketahui bahwa roh diibaratkan seperti tali yang memilliki ujung terikat pada tubuh. Jika salah satu ujung terlepas dari badan memungkinkan bagi manusia melayang-layang atau biasa dikenal sebagai mimpi atau mati suri.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini