nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Didandani Pemiliknya, Kuping Anjing Ini Malah Lepas

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 19:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 11 196 2016490 didandani-pemiliknya-kucing-anjing-ini-malah-lepas-CcQBcSr1Sr.jpg Telinga anjing ini lepas setelah didandani majikannya (Foto:Nextshark)

SEMUA orang pasti ingin melihat hewan peliharaannya tampil lucu dan menggemaskan. Mereka akan berusaha mendandani peliharaannya agar tampil menarik dengan memasangkan aneka pernak pernik maupun asesoris.

Salah satu contohnya adalah seorang pemilik anjing asal Thailand ini. Ia mendadak menjadi viral setelah mengganti telinga anjing pomeranian menjadi berwarna merah muda.

Sang pemilik mengatakan hewan peliharaannya mengalami alergi parah yang menyebabkan salah satu telinganya lepas. Insiden menyedihkan ini terjadi pada Rabu, 6 Februari 2019.

 

Sang pemilik yang enggan disebutkan namanya ini memutuskan untuk mewarnai telinga anjing pomeraniannya yang bernama Diffy.

Baca Juga:

6 Penyanyi Wanita Berbusana Terbaik di Grammy Awards 2019, J-Lo Pamer Bahu Berotot!

Bintang Panas Sally Marcellina Bergaya Syur, Branya Sampai Mengintip

Kabarnya ia membungkus telinga anjing kesayangannya dengan menggunakan pembungkus foil berwarna merah muda. Meski terlihat cantik, namun semuanya tidak berjalan seperti yang direncanakan.

Sebagaimana dilansir dari Next Shark, Senin (11/2/2019), anjing tersebut mulai menunjukkan reaksi alergi terhadap bahan kimia dan pewarna khusus yang dibuat hanya untuk manusia.

 

“Ada terlalu banyak pewarna di telinga anjing. Itu berawal dari gejala alergi yang khas seperti gatal, terbakar pada kulit dan kerontokan,” tegas sang pemilik anjing.

Sebelum kejadian tragis ini, pemilik hewan peliharaan tersebut memposting pertanyaan di halaman Facebook-nya sehubungan dengan telinga Diffy.

Ia mengatakan bahwa telinga Diffy biasanya menunjuk ke atas, tetapi sudah mulai terkulai setelah dibungkus oleh foil. Menurut orang yang mengerjakan telinga tersebut, kondisinya akan kembali normal dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Namun, kenyataannya hal itu tak kunjung kembali normal. Perawat hewan peliharaan, memperhatikan bahwa keropeng dari luka telah jatuh bersama dengan telinga Diffy yang sebenarnya.

 

Bahan kimia dalam pewarna seperti hidrogen peroksida dan pemutih merupakan beberapa alasan mengapa Diffy mengalami reaksi alergi.

Meskipun ini sepenuhnya mungkin dalam arti biologis, masih belum jelas apa yang menyebabkan telinga anjing itu copot. Menurut seorang dokter hewan yang bekerja di Rumah Sakit Hewan Peliharaan Rama 8, ada banyak alasan yang menyebabkan hal ini.

"Bahan kimia itu bisa membakar telinganya, salon melakukannya terlalu keras. Anjing itu bisa mengembangkan alergi parah pada pewarna. Ini bisa disebabkan oleh banyak alasan,” tutur seorang dokter yang merawat Diffy.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini