nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Negara Ini Pengangguran pun Bahagia

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 12:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 11 406 2016262 di-negara-ini-pengangguran-pun-bahagia-75aHXnAfU2.jpg Pengangguran. (Foto: Okezone)

JIKA ada pertanyaan siapa negara paling bahagia? Maka Finlandia adalah jawabannya. Kenapa? Karena tidak bekerja pun dibayar 560 euro (Rp8,8 juta) per bulan.

Namun, itu masih dalam tahap eksperimen yang dijalankan sejak Januari 2017 hingga Desember 2018 untuk 2.000 pengangguran. Sebenarnya dana yang diberikan itu digunakan untuk membayar uang sewa apartemen.

Tujuan pemerintah sebenarnya bertujuan agar para pengangguran mencari pekerjaan. Tapi, bagaimana faktanya? Banyak pengangguran justru tidak mengalami perbaikan. Banyak partisipan yang mendapatkan tunjangan justru merasa lebih bahagia dan tidak stres dengan tunjangan tersebut.

Baca Juga: Disangka Sedang di Pesawat, Kenyataan Video Ini Bikin Tepuk Jidat

Itu dijalankan oleh Social Insurance Institution (Kela), lembaga pemerintah Finlandia yang memiliki 2.000 pengangguran secara acak untuk mendapatkan tunjangan. Ketika skema diluncurkan pada 2017, Finlandia menjadi negara Eropa pertama yang menguji pemikiran upah dasar tanpa syarat. Program tersebut menarik perhatian dunia, tetapi kini justru menjadi polemik.

Para pendukung upah dasar seringkali percaya bahwa jaring keamanan tanpa syarat dapat membantu orang keluar dari kemiskinan. Itu dianggap sebagai solusi untuk mendorong orang untuk mencari pekerjaan dan belajar keahlian baru.

Peneliti di Kela, Miska Simanainen mengungkapkan, program tersebut yang ingin diuji pemerintah untuk melihat apakah ini akan menjadi cara untuk memperbaiki sistem keamanan sosial. “Sebagian orang mendapatkan pekerjaan, kemungkinan bahwa mereka melakukan ini sama dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan uang,” katanya kepada BBC.

Baca Juga: Jokowi Kaget, Omset Pisang Nugget Kaesang Kalahkan Bisnis Mebelnya

Tetapi, bagi banyak orang, tujuan pendahuluan percobaan untuk membuat orang bekerja memang sudah cacat sejak permulaan. Jika saja tujuannya untuk membuat orang secara umum menjadi lebih bahagia, skema ini dapat dipandang sebagai suatu keberhasilan.

Para peneliti Kela sekarang sedang sibuk menganalisis hasil penelitian untuk mengetahui berbagai hal lain yang dapat diketahui terkait dengan penerapan upah dasar dan keterbatasannya. “Ini bukanlah kegagalan atau keberhasilan. Ini adalah sebuah kenyataan dan informasi baru yang tidak kita miliki sebelumnya,” kata Simanainen.

Dia mengungkapkan, laporan akhir mengenai skema itu akan dipublikasikan pada 2020. Menurut salah satu partisipan skema bantuan dana, mantan editor koran Tuomas mengaku senang dengan skema tersebut. “Saya masih berstatus pengangguran,” katanya.

Dia mengungkapkan, dirinya tidak bisa mengatakan upah dasar itu bisa mengubah kehidupannya. “Secara psikologis ya , tetapi secara finansial tidak juga,” paparnya.

Konsep pendapatan dasar universal atau universal basic income (UBI) berarti semua orang mendapatkan gaji bulanan. Mereka juga mendapatkan bantuan pendidikan, kesehatan, dan transportasi. Namun, Finlandia menerapkan dengan konsep berbeda dengan memberikannya kepada para pengangguran.

1 / 2
GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini