nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awal Jadi Vlogger Hijab, Natasha Farani Ngaku Bingung

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 13:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 12 194 2016778 awal-jadi-vlogger-hijab-natasha-farani-ngaku-bingung-S1LeZUJ669.jpg Natasha Farani Vlogger hijab (Foto:Okezone)

 

SEIRING dengan perkembangan zaman dan teknologi modern, kultur kehidupan masyarakat di dalamnya pun mengalami perubahan.

Salah satunya soal profesi, jika dulu yang namanya pekerjaan itu tidak jauh-jauh dari pegawai kantoran, guru, insinyur, tentara, dokter, petani, dan lain sebagainya. Sekarang, ada sebuah profesi bernama vlogger yang mana tengah begitu diganderungi masyarakat khususnya anak muda di Indonesia.

Ya, suka atau tidak, vlogger atau juga biasa disebut Youtuber ini sekarang memang sudah menjadi sebuah profesi yang menghasilkan pundi-pundi uang. Setiap Youtuber biasanya hadir dengan memiliki karakter konten khasnya sendiri, seperti contohnya Natasha Farani, Youtuber hijaber dengan kontennya seputar tutorial hijab dan juga make-up.

Di lingkup Youtuber dan hijabers Indonesia, Natasha bisa dibilang cukup senior mengingat ia sudah menjadi Youtuber sejak 2011 silam, era di mana perkembangan platform media sosial tersebut belum sebesar seperti sekarang. Kepada Okezone, wanita 26 tahun tersebut mengungkapkan awalnya ia ‘tidak sengaja’ menjadi vlogger hijaber di Youtube. Hanya karena saat itu dirinya mengikuti sebuah kontes pemilihan model.

Baca Juga:

Intip Seksinya Nadira Diva dalam Balutan Sport Bra, Ototnya Ngeri Banget!

Ada-Ada Saja! Siswa Ini Terciduk Guru Usai Kesurupan Valentino Rossi

“Saya berhijab 2010, nah pas berhijab itu mulai ikutan pemilihan lomba model cover dan tutorial hijab untuk sebuah majalah yang dikeluarkan oleh butik busana Muslimah. Setahun kemudian, 2011 apa sekitar 2012, saya masih 20 tahun deh awalnya di Twitter karena Twitter hits banget banyak yang minta bikin video tutorialnya,” ungkap Tasha saat ditemui di kantor Redaksi Okezone, di Gedung INews Center, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Tasha menambahkan, dirinya sempat bingung hendak menggunakan platform seperti apa sebagai wadah untuk ia menyebarkan video konten seputar tutorial hijab yang banyak diminta tersebut.

“Awalnya bingung lah, ini bikin video platformnya apa ya. Terus kepikiran ada Youtube, tapi kan dulu sepi banget belum sebesar sekarang. Bikin lah konten tutorial hijab satu video, ternyata responnya bagus makin banyak yang minta buat video seperti itu. Makin ke sini jadi makin banyak deh,” imbuhnya.

Ketika ditanya apa yang dulu ia rasakan sebagai influencer lama yang memulai kiprah sebagai Youtuber di saat era Youtube belum sebesar seperti sekarang di Indonesia. Tasha mengaku, dulu ia cukup sulit untuk meningkatkan jumlah subscribernya.

“Susah enggak dapat dan naikin subscriber? Susah banget, saya dari awal banget itu 0. Orang masih jarang banget yang ngeh sama Youtube. Inget banget dulu, 3-4 bulan pertama sudah punya 2000-an saja senang banget. Itu ngumpulinnya ya kalau saya bikin video, ngelink ke Facebook dan Twitter tapi kebanyakan karena di-repost sama orang-orang juga. Beda lah, enggak kayak sekarang. Semua orang punya akun, akses internet jauh lebih mudah, orang-orang cenderung nonton apapun di Youtube, sekarang makin mudah,” pungkasnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini