nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelangkung dan Barongsai akan Meriahkan Cap Go Meh di Kota Amoy

Ade Putra, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 16:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 12 406 2016890 jelangkung-dan-barongsai-akan-meriahkan-cap-go-meh-di-kota-amoy-2mjr0d6QZU.jpg Jelangkung dan barongsai akan meriahkan festival Cap Go Meh di Singkawang (Foto:Ade/Okezone)


SEBANYAK 1.016 peserta pawai tatung siap meramaikan dan memeriahkan Festival Cap Go Meh (CGM) di Kota Singkawang, Kalbar, pada 19 Februari 2019 mendatang. Jumlah peserta pawai tatung ini, sudah terdata saat pendaftaran yang dimulai sejak 11 sampai 26 Januari 2019.

"Peserta pawai terdiri dari tatung dengan tandu sebanyak 780, tatung tanpa tandu sebanyak 142, miniatur kelenteng 53, jelangkung sebanyak 25, barongsai naga kilin 16. Maka total ada 1.016 peserta," ujar Divisi Tatung Panitia Festival Imlek dan CGM 2019, Stepanus kepada sejumlah wartawan, Selasa (12/2/2019).

Dia mengungkapkan, panitia saat ini masih melakukan verifikasi administrasi terhadap peserta. "Kami sedang melaukan verifikasi faktual peserta pawai tatung pada 19 Februari nanti," katanya.

Untuk rute pawai tatung, kata Stepanus, mulai dari simpang empat Jalan Diponegoro dan kemudian lanjut ke Jalan Diponegoro dan finish sampai Rumah Makan Hengky atau tepatnya percetakan Beta Jaya.

"Kami membangun tribun VVIP, VIP dan tribun khusus wisatawan atau pengunjung. Mulai dari Kantor Taksi Palapa sampai dengan RSU Santo Vincentius, kemudian menyambung lagi ke Hotel Kota Indah," ungkapnya.

Baca Juga:

Skandal Seks di Lingkar Kekuasaan, Ada yang Libatkan Jenderal Bintang Empat!

Wu Chi-yun, Pendaki Gunung Berbikini Tewas Setelah Jatuh ke Jurang

Dia sangat mengharapkan dukungan masyarakat Kota Singkawang atau pengunjung untuk menyukseskan Festival CGM ini. "Sesuai dengan keputusan Menteri, dimana parade tatung ditetapkan sebagai even nasional Wonderful of The Word pada 2013," ujarnya.

Sementara itu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang menyiapkan sebanyak 80 petugas dan lima truk armada untuk mengangkut sampah usai pawai tatung nanti. Karena dipastikan sampah bekas makan dan minum pengunjung yang menyaksikan atraksi dan peserta pawai tatung, akan berserakan.

“Kami juga berada di bagian belakang peserta pawai tatung. Petugas langsung membersihkan sampah sambil ikut pawai,” ujar Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, H Rustam Effendi.

Dia menjelaskan, diambilnya posisi di belakang peserta pawai, lantaran akan lebih memudahkan petugas dalam memungut sampah. “Petugas kami langsung membersihkan hingga jam dua siang nantinya,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya, volume sampah mencapai sekitar 30 kubik. Paling banyak, sampah bekas minuman jenis botol dan plastik. "Kita mengimbau agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Jangan sembarangan,” imbuhnya.

Dengan membuang sampah pada tempatnya, kata Rustam, maka sudah berkontribusi dalam meringankan beban kerja petugas dalam memungut sampah demi terciptanya kawasan bersih.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini