nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uniknya Batik Cikadu hingga Miniatur Badak, Souvenir Khas Banten

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 11:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 13 194 2017225 uniknya-batik-cikadu-hingga-miniatur-badak-souvenir-khas-banten-6AEFbcI8QR.JPG Batik Cikadu dari Banten (Foto: Leo/Okezone)

BANTEN merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak kesenian dan budaya. Tak hanya itu, Banten juga memiliki salah satu kain khas yakni batik.

Selintas batik Banten menyerupai dengan batik yang ada di Jawa. Meski demikian, batik Banten memiliki warna yang lebih kontras dan beranekaragam.

Mirip dengan batik Jawa, batik Banten dibuat dengan cara ditulis dan di cap. Hanya saja yang membedakan adalah motifnya yang banyak berbentuk badak, pemandangan laut dan bentuk kesenian Banten.

BACA JUGA : 4 Zodiak Ini Tak Suka Rayakan Valentine, Pacarmu Termasuk Gak?

Salah satu penjual batik Banten yang berjualan di sepanjang Pantai Carita, Toto Rusmaya, mengatakan bahwa dirinya memulai usaha batik pada 21 April 2015 di Cikadu. Sesuai namanya ia lantas menamai batiknya menjadi Batik Cikadu.

Toto menjelaskan bahwa usahanya melibatkan 100 ibu-ibu dan remaja putri yang berada disekitar tempat tinggalnya. Ia pun mengatakan bahwa 70% orang yang datang membeli batik cenderung menyukai warna hitam.

 

“Saya sengaja mempekerjakan para ibu-ibu dan remaja putri yang berada di sekitar rumah. Mereka biasanya dipekerjakan untuk menulis batik. Biasanya batik yang paling sering dipilih oleh masyarakat berwarna hitam,” terang Toto, saat di wawancarai Okezone dalam acara Selat Sunda Aman, Selasa (12/2/2019).

Selain batik, Banten juga terkenal dengan miniatur ukiran-ukirannya. Salah satu pengrajin miniatur yang berjualan di Pantai Carita adalah Eton.

Eton merupakan salah satu pengrajin miniatur patung badak dan ukiran motif kaligrafi. Ia mengaku memanfaatkan limbah kayu sebagai bahan utama untuk membuat karya seninya.

Ia mengaku bahwa dirinya memang spesialis dalam membuat patung badak. Eton pun menjelaskan bahwa pemerintah kota memang menyarankan harus menyimpan miniatur badak sebagai ikon daerah banten.

 

Selain itu Eton juga mengatakan bahwa dirinya bisa saja membuat berbagai macam pahatan dengan aneka bentuk. Hanya saja ia sengaja memilih badak untuk menunjukkan identitas pengrajin pahatan khas Banten.

 BACA JUGA : 7 Destinasi Liburan Seru ala Travel Blogger Febrian

“Menurut saya hewan purba di indonesia ada dua, komodo dan badak cula satu. Jadi saya memilih untuk membuat miniatur badak, sebagai ciri khas pengrajin pahatan khas Banten,” ucap Eton.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini