nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bukan Kentang, Hamburg Steak dari Jepang Disantap dengan Nasi

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 02:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 13 298 2017501 bukan-kentang-hamburg-steak-dari-jepang-disantap-dengan-nasi-Z9O4r5ozqs.jpg Hamburg steak dari Jepang disantap bersama nasi (Foto:Ilustrasi/Delifgtful)

SAJIAN steak, bisa dikatakan adalah salah satu jenis makanan asing yang sudah begitu familiar di lidah orang Indonesia.

Mendengar soal hidangan steak, maka yang biasanya terlintas di benak orang Indonesia kebanyakan adalah hidangan daging sapi yang dipanggang lalu disantap bersama kentang goreng, kentang tumbuk serta aneka sayuran sebagai hidangan pendamping dan saus barbekyu.

Namun tidak begitu dengan Hamburg steak, salah satu makanan populer di Jepang yang sudah dieksplor dengan berbagai metode. Hamburg ini sendiri disebutkan merupakan salah satu simbol sajian daging dan salah satu sumber energi bagi orang Jepang.

 

Menariknya, hamburg steak ini disajikan bersama dengan pasta dan juga nasi. Seperti yang dihidangkan oleh Ishigamaya, restoran spesialisasi hamburg. Menurut penuturan Yukihito Sakase, selaku Executif Chef Ishigamaya, di Jepang memang kultur untuk menikmati hidangan steak itu ialah satu set dengan pasta dan nasi.

Baca Juga:

Niat Memeluk, Vlogger Ini Malah Ditunggangi Cabul oleh Lumba-Lumba

Antre ATM dengan Baju Tipis Tanpa Bra, Wanita Ini Kena Auto Azab!

“Di sini kita hidangkan hamburg steak bersama pasta Napolitan dan juga nasi dari beras Jepang, ini memang versi asli penyajian di Jepang. Di Jepang makan steak pakai pasta, mereka di sana juga pakai kentang. Cara biasa di sana makan steak dengan pasta dan nasi sudah satu set, pakai salad juga,” ungkap Yukihito saat ditemui Okezone, Selasa (12/2/2019) dalam acara “Launcing Opening Ishigamaya Restaurant” di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Selain cara penyajian, Yukihito menambahkan salah satu keunggulan dari hamburg steak ala Jepang ini ialah cara memasaknya. Menggunakan daging import berkualitas baik yang dicincang segar, lalu dicampurkan bersama bahan dan bumbu-bumbu kemudian diolah dengan cara dipanggang menggunakan stone oven alias oven batu khusus yang memiliki temperatur sangat tinggi, memanfaatkan efek sinar infra merah dari oven batu yang pada akhirnya membuat rasa gurih dan juicy pada daging hamburg.

 

“Untuk cara memasaknya, itu dipanggang selama 15 menit. Suhu temperaturnya, stone oven itu bisa sampai 400 Fahreinheit. Dengan metode memasak seperti ini, menghasilkan hamburg steak yang bagian luar permukaannya renyah, tapi juicy dan lembut teksturnya di bagian dalam,” imbuhnya.

Terakhir, untuk penyajian hamburg steak ini disebutkan disarankan paling lezat jika disantap bersama saus original walaupun ada pilihan saus spesial lainnya yang hanya tersedia di Jakarta. Saus original ini sendiri dibuat dengan menggunakan campuran buah, soy sauce dan bahan-bahan lain.

“Menurut saya yang terbaik itu dimakan dengan saus original, signature di Jepang. Original sauce ini base, dibuat dari soy sauce dengan sayuran diparut, apel, bawang, jahe, dan bawang putih tentunya juga bahan-bahan rahasia lainnya. Saus-saus lain khusus di Indonesia saja ini dibuat sebagai variasi cara menikmati,” tutup Yukihito.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini