nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putus Cinta di Hari Valentine, It's Ok! Ini 3 Hikmahnya

Bagas Taruna , Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 18:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 14 196 2017920 putus-cinta-di-hari-valentine-it-s-ok-ini-3-hikmahnya-TQPIZeiqF1.jpg Putus cinta di hari valentine? ini hal yang bisa kamu petik (Foto: Huffingtonpost)

SELAMAT Hari Kasih Sayang! Berbagai kalangan sedang menikmati waktu berduaan bersama pasangan supaya makin lengket. Namun tak menampik pula banyak jombloers yang sedang asyik berkumpul bersama teman atau mengasingkan diri dengan aktivitas pribadi.

Di kubu mana Anda berada? Bila sedang bertengkar dengan pasangan di Hari Valentine ini, coba pikir lagi. Sudah lama mengikat tali percintaan, tetapi hubungan asmara itu tidak berjalan dengan mulus? Momen berbagi cokelat pada kekasih di 14 Februari bisa jadi adalah hari terakhir Anda memiliki status dengannya alias putus.

Seperti yang dilansir dari Menshealth pada Kamis, (14/2/2019), sebenarnya tindakan untuk menyudahi percintaan di waktu Valentine bukan hal buruk, lho. Berikut adalah alasan dari para terapis mengenai mengapa Hari Valentine adalah waktu tercocok untuk putus dari pacar.

 BACA JUGA : 3 Kisah Lamaran di Hari Valentine, Bikin Mata Berkaca-kaca!

1. Hari yang tepat untuk mengevaluasi kembali hubungan Anda.

Namanya menjalin hubungan dengan orang lain, pastinya Anda harus menyesuaikan dengan kemauan sang pujaan hati. Tetapi, apakah yakin bila Anda akan mengorbankan keluarga, uang pribadi, bahkan kesehatan demi orang tersebut? “Hari Valentine menambahkan banyak tekanan sosial supaya bisa jadi ideal, sedangkan hubungan dan pribadi kita saja belum tentu ideal,” ujar terapis seksual David Ortmann. Coba tengok isi dompet, habis untuk kebutuhan Anda atau beli hal-hal yang enggak penting baginya?

 

2. Waktu yang tepat melihat usahanya

Ingat, ya, meski 14 Februari banyak diskon betebaran di mana-mana, bukan berarti Anda bisa menghabiskan lembaran uang secara bebas. Bukan berarti sebegitu besar atau mahalnya barang dibeli untuknya, sang kekasih belum tentu mau menerimanya begitu saja.

Banyak wanita yang lebih memilih untuk melihat pasangannya bersusah payah membuat cokelat bikinan sendiri daripada cokelat mahal di toko ternama, lho. Jadi, siap-siap bila hadiah mewah Anda dibuang ke tempat sampah dan doi langsung minta putus.

BACA JUGA : 5 OOTD Cantik Elisa Jonathan, Finalis Miss Indonesia 2019 yang Ternyata Pacarnya Anak Ahok

3. Hari yang cocok untuk menanyakan pada pasangan tentang hubungannya dengan Anda.

Memang, putus dari pacar adalah waktu yang berat. Tapi, jika hubungan itu mulai retak dan harus usai, mengapa tidak? Bisa jadi Anda mulai sadar bahwa hubungan itu sudah tidak sehat dan harus segera kandas. Anda masih bingung mencari waktu yang tepat supaya kata ‘putus’ bisa keluar dari mulut, maka Hari Valentine adalah jawabannya.

“Hari Valentine adalah waktunya merayakan cinta, tapi terkadang hari itu juga bisa menjadi pengingat bagi orang supaya bisa mencintai apa yang harusnya mereka rayakan,” ujar terapis Amanda Luterman.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini