nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hamish Daud Lakukan Tradisi Kubur Ari-Ari, Ini Makna di Baliknya

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 16:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 14 196 2017948 hamish-daud-lakukan-tradisi-kubur-ari-ari-ini-makna-di-baliknya-Lw0rQq4b4u.jpg Hamish Daud kubur ari-ari putrinya (Foto: @hamishdw/Instagram)

Kebahagian tengah menyelimuti pasangan Hamish Daud dan Raisa Andriana. Sebab, keduanya baru saja dikaruniai anak pertama berjenis kelamin perempuan. Bayi mungil itu lahir kemarin, 12 Februari 2019 dan diberi nama Zalina Rayne Wyllie.

Hingga saat ini Raisa belum membagikan momen tersebut di media sosial. Besar kemungkinan ia masih dalam masa pemulihan sehabis melahirkan lewat operasi caesar. Tapi hal berbeda dilakukan oleh Hamish.

Pemain film Trinity, The Nekad Traveler itu sudah mengunggah momen kebersamaannya bersama sang buah hati ke akun Instagram @hamishdw. Lewat sebuah foto hitam putih, Hamish tampak mendekap putri kecilnya dengan penuh cinta. Hal itu terlihat jelas dari sorotan matanya.

Selain itu, berdasarkan pantauan Okezone, Kamis (14/2/2019), siang ini Hamish mengunggah beberapa video di Insta Story yang memperlihatkan ibu dan mertuanya tengah bermain bersama cucu mereka. Dia juga mengunggah foto yang memperlihatkan hendak menanam ari-ari atau plasenta. Kegiatan ini adalah tradisi yang umum dilakukan oleh masyarakat ketika bayinya baru saja lahir.

hamish

Dari foto itu, Hamish yang mengenakan kemeja biru dongker dan celana panjang hitan tampak sedang berlutut sambil memegang wadah dari tanah liat yang berisi ari-ari. Di depannya ada lubang galian yang tidak begitu besar untuk mengubur wadah. Terlihat pula bunga kamboja berwarna ungu di atas wadah.

Sementara itu, merangkum berbagai sumber, mengubur ari-ari memiliki makna melindungi saluran nutrisi tersebut agat tidak dimakan binatang maupun dibuang begitu saja di tempat sampah. Perlakukan istimewa terhadap ari-ari dikarenakan saluran nutrisi itu dianggap sebagai teman bayi sejak dalam kandungan sehingga perlu dirawat dengan baik. Caranya dengan mengubur di dalam tanah yang berada di sekitar pekarangan rumah.

Ari-ari biasanya dikubur bersama benda-benda lain atau sesaji seperti kembang boreh, kemenyan, garam, bawang merah, bawang putih, gula, dan sedikit kelapa. Ada pula yang menambahkan jarum, benang, pensil, serta kertas bertuliskan huruf latin atau Arab. Benda-benda itu memiliki makna masing-masing.

Garam, bawang merah, dan bawang putih dimaksudkan menghilangkan bau amis dan mengharumkan ari-ari. Lalu jarum dimaksudkan agar bayi tumbuh cerdas, bayi dimaksudkan agar bayi panjang umur, serta pensil dan tulisan dimaksudkan agar bayi tumbuh menjadi anak baik. Selain itu, mengubur ari-ari tidak boleh terlalu dalam dan harus selalu diberi penerangan selama 35 hari.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini