nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Ciri Pasangan Melakukan Pelecehan Psikologis dan Emosional

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 05:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 14 196 2018135 4-ciri-pasangan-melakukan-pelecehan-psikologis-dan-emosional-psGl9qkVoQ.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KEKERASAN dalam hubungan tidak hanya sebatas pada fisik seperti pemukulan. Pasangan bisa melakukan pelecehan emosional dan psikologis yang masuk dalam kategori kekerasan verbal. Namun sayangnya, kondisi ini sering tidak disadari oleh pihak yang menjadi ‘korban’. Atau bisa jadi mereka menyadarinya tapi menganggap kondisi itu bisa karena menerima kekurangan pasangan.

Akan tetapi, pelecehan emosional dan psikologis tidak bisa diterima dalam sebuah hubungan. Sebab bila hal itu terjadi, sebenarnya hubungan sudah tidak sehat. Lantas bagaimana cara mengetahui pasangan telah melakukan tindakan tersebut? Simak ulasannya berikut ini seperti yang Okezone rangkum dari Health, Kamis (14/2/2019):

Pasangan selalu ingin bersama

Menghabiskan waktu bersama pasangan adalah kegiatan yang menyenangkan. Tapi apabila aktivitas itu sudah tidak wajar jika tiba-tiba pasangan muncul di manapun Anda berada. Bahkan mereka melarang Anda untuk pergi dengan teman-teman atau merasa cemburu. Ciri lainnya adalah pasangan akan terus menanyakan keberadaan Anda ketika sedang tidak bersama. Inilah bukan sikap overprotektif atau perhatian melainkan sudah kelewat batas.

 Baca Juga: Kunjungi Indonesia, Miss World 2018 Vanessa Ponce Jatuh Cinta dengan Gado-Gado

Pasangan tiba-tiba mengeluarkan kata-kata kasar namun kemudian berubah menyenangkan

Ciri selanjutnya adalah pasangan bisa saja melontarkan komentar menyakitkan terhadap apapun yang menyangkut diri Anda, mulai dari pakaian hingga pekerjaan. Mereka akan berusaha membuat Anda bersikap sesuai keinginannya. Namun tak lama berselang dari tingkah laku menyebalkan ini, pasangan bisa tiba-tiba minta maaf dan melakukan hal menyenangkan.

 

Selalu ada pertengkaran

Pertengkaran dalam sebuah hubungan adalah hal yang biasa. Namun apabila pertengkaran dipicu oleh monopoli kekuasaan karena pasangan tidak setuju dengan pendapat Anda, ini adalah pertanda yang buruk. Mereka tidak akan memberikan kesempatan Anda untuk berpendapat dalam hubungan.

 Baca Juga: Malangnya Perempuan Ini, Diputusin Pacar Setelah Belikan Tiket untuk Pulang Kampung

Timbul rasa takut untuk berbicara dengan pasangan

Ciri selanjutnya pasangan telah melakukan pelecehan emosional dan psikologis adalah Anda takut untuk berbicara dengan pasangan sekalipun itu topik serius. Rasa takut itu muncul karena tak ingin pasangan marah. Seperti yang dikatakan sebelumnya, pasangan tidak mau mendengar pendapat Anda sehingga bila Anda berbicara mereka langsung bereaksi. Kondisi ini tentu menyebabkan ketidaknyamanan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini