nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Surat Menyentuh Sutopo untuk Ani Yudhoyono sebagai Sesama Penyintas Kanker

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 15:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 14 481 2017921 surat-menyentuh-sutopo-untuk-ani-yudhoyono-sebagai-sesama-penyintas-kanker-agJrft8Iu7.jpg Surat menyentuh Sutopo untuk Ani Yudhoyono (Foto: Instagram)

Semenjak dikabarkan sakit leukimia, banyak dukungan dan semangat ditujukan untuk Ani Yudhoyono. Salah satunya dari Sutopo Purwo Nugroho, yang mendoakan kesembuhan mantan Ibu Negara RI ke-6 itu.

Apalagi Sutopo juga merupakan penyintas kanker paru stadium 4B yang kini tengah menjalani kemoterapi. Dia pun berbagi keluh kesah dengan wanita tangguh di balik kesuksesan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Bu Ani, mungkin saya bukanlah siapa-siapa bagi Ibu Ani. Tapi saya sebagai penyintas kanker, memahami bagaimana sakitnya secara lahiriah dan batiniah ketika dokter memvonis sakit kanker. Rasa shock, bingung dan sedih pasti memenuhi benak kita. Mengapa saya? Itu pertanyaan yang selalu muncul di awal," ujar Sutopo lewat keterangan yang diterima wartawan, Kamis (14/2/2019).

Doa Untuk Ibu Ani SBY dari Penyintas Kanker Paru Stadium 4B yang sedang Menjalani Kemoterapi ke-8 Di saat saya sedang menjalani kemoterapi ke-8 di RSPAD Jakarta, sengaja saya mengirimkan doa untuk kesembuhan Ibu Ani SBY dari sakit kanker darah. Saat ini beliau sedang dirawat di NUS Hospital Singapore. Bu Ani, mungkin saya bukanlah siapa-siapa bagi Ibu Ani. Tapi saya sebagai penyintas kanker, memahami bagaimana sakitnya secara lahiriah dan batiniah ketika dokter memvonis sakit kanker. Rasa shock, bingung dan sedih pasti memenuhi benak kita. Mengapa saya? Itu pertanyaan yang selalu muncul di awal. Yang penting Ibu Ani tetap semangat, ikhlas menerima ujian sakit kanker darah ini, terus berdoa dan ikhtiar, serta selalu bersyukur kepada Allah SWT karena masih banyak kenikmatan dan kesehatan tubuh lain yang Allah limpahkan kepada Ibu Ani. Saya sebagai penyintas kanker paru stadium 4B yang sudah menjalani 1 tahun ini dan saat ini sedang menjalani kemoterapi ke-8, memahami dan mengerti sakit kanker itu seperti apa menyakitkannya. Perlu kesabaran dan kekuatan menghadapi ujian yang berat ini. Yang penting Ibu Ani harus ikhlas dan semangat. Jangan putus asa dan menyerah. Tetaplah berdoa kepada Allah SWT karena sesungguhnya sehat dan sakit itu kuasa Allah. Dokter, perawat dan orang lain adalah perantara saja sesuai keahlian yang dimilikinya. Sakit kanker berarti kualitas hidup harus lebih baik. Jaga pola makan. Hindari makanan yang disukai kanker. Hindari gula kalau perlu tidak usah konsumsi lagi. Makan-makanan yang dibakar, berpengawet dan kimiawi dihindari. Perbanyak buah dan sayur. Dan yang tak kalah penting tetaplah berpikir positif. Pikiran sangat mempengaruhi hati, sikap, batiniah dan kesehatan tubuh kita. Ibu Ani sakit kanker darah tanda Allah sayang sama Ibu. Allah sedang menguji kesabaran, kekuatan dan taqwa kita agar kita senantiasa berdoa, meminta belas kasihan dan mengangkat sakit kita tanpa meninggalkan sakit yang lain. Jadi tetap semangat, ikhlas dan sabar ya bu. Semoga ibu cepat sembuh dan sehat. Rakyat Indonesia mendoakan Ibu dan membutuhkan Ibu. Buat Pak SBY dan keluarga agar tetap sabar merawat Ibu Ani.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sutopo Purwo Nugroho (@sutopopurwo) pada 13 Peb 2019 jam 10:53 PST

Yang penting Ibu Ani tetap semangat, ikhlas menerima ujian sakit kanker darah ini, terus berdoa dan ikhtiar, serta selalu bersyukur kepada Allah SWT karena masih banyak kenikmatan dan kesehatan tubuh lain yang Allah limpahkan kepada Ibu Ani.

Sebagai penyintas kanker, Sutopo memahami dan mengerti sakit kanker itu seperti apa menyakitkannya. Pastinya butuh kesabaran dan kekuatan menghadapi ujian yang berat ini.

"Saya mengalami sakit kanker paru stadium 4B selama 1 tahun ini dan sedang menjalani kemoterapi ke-8. Yang penting Ibu Ani harus ikhlas dan semangat. Jangan putus asa dan menyerah," tuturnya.

Malahan Sutopo menyebut bahwa penyakit kanker darah yang diidap Ani Yudhoyono adalah tanda Allah SWT menyayangi umatnya. Bahkan, itu salah satu cara Allah SWT yang sedang menguji kesabaran, kekuatan dan ketakwaan dalam diri manusia.

"Tetap semangat, ikhlas dan sabar ya bu. Semoga ibu cepat sembuh dan sehat. Rakyat Indonesia mendoakan Ibu dan membutuhkan ibu," imbuhnya.

Di sela isi surat menyentuh itu, Sutopo juga mengingatkan kepada para penyintas kanker lainnya agar memiliki kualitas hidup yang baik. Terutama saat menjalani kemoterapi agar bertahan hidup.

Setiap penyintas kanker harus jaga pola makan. Hindari makanan yang disukai kanker. Hindari gula, kalau perlu tidak usah konsumsi lagi. Jangan konsumsi makanan yang dibakar, berpengawet dan kimiawi, serta perbanyak buah dan sayur.

"Tak kalah penting tetaplah berpikir positif. Pikiran sangat mempengaruhi hati, sikap, batiniah dan kesehatan tubuh kita," tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini