nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Dunia Medis Larang Pernikahan Sedarah, Ini Bahayanya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 16:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 14 481 2017955 alasan-dunia-medis-larang-pernikahan-sedarah-ini-bahayanya-2rhBmigf3P.jpg Ilustrasi (Foto: Videoblocks)

PRAKTIK perkawinan sedarah masih ditemukan di masyarakat Indonesia. Beberapa praktik dilakukan untuk menjaga kekayaan dari keluarga itu sendiri. Ya, dengan analogi, harta tersebut tidak jatuh ke tangan orang lain.

Hal ini padahal sangat membahayakan, khususnya pada si anak yang dilahirkan dari perkawinan sedarah. Seperti yang dijelaskan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Ari Fahrial Syam, SpPD, anak dari perkawinan sedarah berisiko tinggi lahir cacat.

"Dunia medis tidak menganjurkan terjadinya perkawinan sedarah. Ini berkaitan dengan ditakutkan gen-gen yang jelek malah ketemu di tubuh si bayi," terangnya pada Okezone melalui telewicara, Kamis (14/2/2019).

 Baca Juga: Bonsai Langka Senilai Rp1,2 Miliar Raib Digondol Maling, Seperti Ini Penampakannya

Menurut pengalaman dokter Ari, dia biasanya menemukan kasus ini pada pernikahan satu kampung. Nah, apa dampak yang paling berbahaya dari praktik pernikahan sedarah ini?

"Anak bisa lahir cacat, down syndrome, talasemia, kelemahan otot tubuh, mata tidak normal, atau kelainan genetik lainnya," tegas dr Ari.

 

Selain itu, masalah auto imun yang timbul karena faktor genetik juga bisa terjadi. Hal semacam ini tentunya hanya bisa diketahui dengan pemeriksaan komprehensif.

"Namun, dari beberapa penyakit yang bisa timbul dari perkawinan sedarah, yang cukup khas dari kasus ini adalah talasemia. Ini sering terjadi pada pasangan yang ternyata sedarah," kata dr Ari.

Talasemia sendiri ialah kelainan darah dengan kondisi jumlah protein pembawa oksigen kurang dari jumlah normal. Alhasil, darah tidak mampu membawa oksigen yang cukup untuk disebarkan ke seluruh tubuh si orang dengan penyakit ini.

 Baca Juga: Berlebihan Eksis di Media Sosial Mirip Kecanduan Narkoba

Sementara itu, bagaimana tahu si bayi mengalami kondisi itu?

Di zaman yang sudah canggih seperti ini, setiap ibu hamil disarankan untuk memastikan kandungannya dengan USG 4D misalnya. Dari tindakan itu, Anda bisa tahu bagaimana kondisi tubuh si janin yang ada di dalam kandungan.

Pemeriksaan ini biasanya akan menemukan fakta seperti apakah si bayi memiliki cacat, ada bagian tubuh yang tidak tumbuh sempurna, atau kondisi lainnya. Kalau memang ada, pastinya dokter kandungan akan melakukan evaluasi mendalam terkait gejala yang mengarah ke kecatatan bayi.

Dokter Ari menambahkan, secara medis, perkawinan sedarah ini dilakukan oleh kakak-adik atau orang terdekat dari keluarga tersebut. Nah, efeknya bisa sangat besar jika pernikahan kakak-adik terjadi. Risikonya bisa sangat tinggi untuk melahirkan anak dengan kecacatan faktor genetik.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini