nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vitamin Kenyal Baguskah untuk Kesehatan?

Hanizha Fatma, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 20:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 15 481 2018505 vitamin-kenyal-baguskah-untuk-kesehatan-GbbHauslIr.jpg Ilustrasi (Foto: Verywell)

Suplemen vitamin sangat populer di seluruh dunia. Banyak orang percaya jika mengonsumsi vitamin dapat meningkatkan kesehatan atau mengimbangi pola makan yang baru. Ada beberapa jenis vitamin yang tersedia, termasuk berbentuk permen yang bisa dikunyah.

Vitamin yang kenyal memang memiliki rasa yang enak dan mudah untuk dikonsumsi. Namun, sebagian besar mengandung gula tambahan dan mungkin tidak mencantumkan kandungan nutrisi secara akurat pada label.

Nah, dilansir dari Healthline, berikut penjelasan apakah vitamin yang kenyal baik ataukah buruk untuk kesehatan Anda. Berikut penjelasannya.

Apakah vitamin kenyal?

Vitamin ini adalah salah satu jenis yang paling populer. Vitamin kenyal atau gummy adalah vitamin yang memiliki tekstur dan rasa yang mirip dengan permen yang memiliki bermacam-macam rasa, warna dan bentuk.

Vitamin ini menarik bagi anak-anak dan juga orang dewasa yang mungkin tidak suka menelan pil. Biasanya terbuat dari gelatin, tepung jagung, air, gula dan pewarna tambahan. Rasa yang paling populer adalah lemon, raspberry, ceri, dan jeruk.

 Baca Juga: Setelah Roti Jhon, Kini Ada Roti Kukus yang Lagi Happening


Manfaat

Mungkin vitamin ini hanya mengandung beberapa nutrisi tertentu seperti vitamin D dan kalsium, namun memiliki kelebihan yaitu rasa yang diinginkan semua orang.

Dapat memberikan nutrisi yang bermanfaat

Karena mengandung nutrisi, vitamin kenyal ini mungkin bermanfaat bagi sebagian orang. Banyak yang mengonsumsi vitamin untuk memastikan mereka mendapatkan semua nutrisi yang mereka butuhkan.

Beberapa orang mungkin mendapat manfaat dari suplemen termasuk mereka yang tidak mengonsumsi makanan tertentu dengan tujuan untuk menyerap beberapa nutrisi atau mengalami peningkatan kebutuhan nutrisi.

Mudah digunakan

Banyak orang lebih suka vitamin kenyal ini daripada pil karena rasa buah dan rasanya yang seperti permen. Ini adalah salah satu alasan mengapa mereka menarik bagi anak-anak yang mungkin pemilih dalam hal makanan.

Dengan demikian, vitamin kenyal ini lebih mudah bagi anak-anak dan orang dewasa untuk menambah rutinitas mereka dan mengonsumsinya secara lebih konsisten daripada multivitamin lainnya.

 Baca Juga: Dijodohkan dengan Ifan "Seventeen", Intip Seksinya Juliana Moechtar Berbalut Mini Dress Ketat

Kerugian

Rasa yang enak dari vitamin ini biasanya berasal dari tambahan gula. Mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan akan berdampak pada obesitas, penyakit jantung, dan gigi berlubang.

Untuk mengurangi jumlah tambahan gula dalam vitamin ini beberapa produsen mungkin menambahkan alkohol gula sebagai gantinya. Bahkan jika vitamin berlabel bebas gula mungkin masih mengandung alkohol gula yang terdaftar di bawah karbohidrat total pada label.

Mengonsumsi alkohol gula yang berlebih dapat menyebabkan diare, mual, kembung, dan gejala pencernaan lainya yang tidak diinginkan pada beberapa orang. Terakhir, vitamin ini mengandung pewarna makanan buatan, penelitian mengungkapkan bahwa pewarna makanan akan berdampak pada masalah perilaku anak-anak.

 Baca Juga: Susu Kelapa Diklaim Dapat Memperbesar Payudara, Mitos atau Fakta?

Jumlah nutrisi yang berbeda

Karena vitamin ini tidak diatur oleh Food and DrugAdministration (FDA), terkadang nutrisi yang terkandung tidak cocok dengan apa yang ada di label.

Sebuah laporan baru-baru ini menemukan bahwa 80% vitamin kenyal yang diuji tidak memiliki jumlah vitamin dan mineral yang sesuai dengan yang tercantum pada label mereka.

Makan berlebihan

Konsumsi terlalu banyak vitamin kenyal dapat membuat Anda berisiko mendapatkan nutrisi tertentu, terutama jika Anda juga mengkonsumsi makanan yang sudah diperkaya dengan vitamin dan mineral. Hal ini dapat menyebabkan keracunan vitamin dan mineral yang dapat membahayakan tubuh Anda.

Haruskah mengonsumsinya?

Bagi sebagian besar orang yang mengonsumsi makanan seimbang, vitamin tidaklah diperlukan. Namun bagi mereka yang memiliki kekurangan gizi, masalah penyerapan atau peningkatan kebutuhan nutrisi mengonsumsinya akan bermanfaat.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini