Jika Lihat Ini di Foto Anak, Waspada Bisa Jadi Tanda Kanker!

Alma Dwi, Jurnalis · Sabtu 16 Februari 2019 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 16 481 2018945 jika-lihat-ini-di-foto-anak-waspada-bisa-jadi-tanda-kanker-76Yr0rBaHY.jpg Deteksi tanda kanker mata pada anak (Foto: Readersdigest)

Di zaman sekarang, teknologi telah memudahkan orangtua untuk mengabadikan momen si kecil. Tak jarang orangtua yang suka memotret anak-anak mereka di saat besar maupun kecil. Selain untuk dikenang, para orangtua juga tak ingin ketinggalan mengabadikan proses tumbuh kembang anak.

Tingkah dan ekspresi si kecil yang menggemaskan memang membuat para orangtua selalu ingin mengabadikannya. Tetapi, ketika Anda memotret si kecil, ada satu hal yang perlu Anda perhatikan yaitu mata si kecil. Jika mata anak Anda memiliki cahaya putih, itu bisa menjadi tanda kanker mata yang langka lho!

Meskipun ada beberapa penyebab potensial lainnya untuk "mata putih" ini, yang parah adalah retinoblastoma, yaitu suatu bentuk kanker mata yang jarang terjadi yang menyerang bayi dan anak-anak di bawah usia enam tahun.

Menurut Howard R. Krauss, MD, ahli bedah saraf dan profesor klinis oftalmologi dan bedah saraf di John Wayne Cancer Institute di Providence Saint John's Health Center di Santa Monica, California, tanda pertama kanker ini adalah berupa leukokoria, yaitu adanya warna putih pada pupil mata saat disinari cahaya. Sedangkan kondisi mata normal biasanya memiliki "refleks merah," atau mata merah. Selain itu, menurut Childhood Eye Cancer Trust, mata putih mungkin juga terlihat ketika anak Anda berada di ruangan gelap atau terang benderang.

kanker mata

Retinoblastoma menyumbang sekitar 2 persen dari semua kanker pada anak. "Dalam kebanyakan kasus, refleks asimetris ini merupakan tanda dari beberapa jenis masalah lain yang membutuhkan perhatian, daripada kanker," kata Dr. Krauss. Sedangkan untuk penyebab mata putih serius lainnya namun non-kanker adalah penyakit coats, katarak, vitreous primer hiperplastik persisten (PHPV), dan toksokariasis.

Namun, di sisi lain mata putih juga bukan satu-satunya gejala atau tanda retinoblastoma. Anak-anak juga mungkin mengalami kehilangan penglihatan di satu mata, mengalami kemerahan, iritasi atau rasa sakit di satu mata, salah posisi mata, atau keterlambatan pertumbuhan atau perkembangan mata.

Lantas jika Anda berpikir anak Anda memiliki mata putih atau mengalami gejala mata yang menyakitkan, sebaiknya bawa ke dokter anak yang seharusnya sudah memeriksanya secara rutin untuk masalah mata. Masalah mata anak yang diabaikan mungkin menjadi tidak dapat diperbaiki jika tidak terdeteksi dan tidak diobati.

Faktanya, deteksi dini adalah kunci untuk anak-anak terkena retinoblastoma, jadi ada baiknya mengawasi anak-anak Anda. Jangan lupa juga untuk menjadwalkan kunjungan dokter rutin atau profesional medis yang dapat memeriksa mata si kecil. Sebagaimana dilansir Reader's Digest, Sabtu (16/2/2019).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini