nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

9 Jenis Air yang Bisa Anda Minum untuk Kesehatan

Nur Anisa Putri, Jurnalis · Senin 18 Februari 2019 18:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 18 481 2019682 9-jenis-air-yang-bisa-anda-minum-untuk-kesehatan-1hRraimAYj.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Anda pasti sering dengar ungkapan 'Kamu harus banyak minum air'. Seberapa banyaknya tergantung setiap orang, namun secara umum, tetap terhidrasi menghasilkan banyak manfaat kesehatan. Termasuk tingkat energi yang lebih tinggi dan fungsi otak yang lebih baik.

Tetapi tidak semua air sama, ada beberapa yang lebih murah atau memberikan nutrisi lebih dari yang lain. Ini dia berbagai tipe air dan apa yang Anda perlu ketahui. Simak ulasannya dilansir dari Healthline, Senin (18/2/2019):

1. Air keran

Air keran bisa ditemukan di banyak tempat seperti dapur atau di toilet umum. Walaupun banyak orang masih meragukan masalah rasa atau kesehatan, kenyataannya air keran aman untuk diminum di sebagian besar Amerika Serikat. Namun pasokan air keran juga dapat mengandung pestisida, aluminium, dan zat-zat lain yang tidak diinginkan. Jika Anda khawatir dengan air keran, Anda bisa menggunakan sistem penyaringan untuk pembersihan lebih lanjut.

 Baca Juga: Viral Video Bule Pakai Jeans Robek di Bokong saat Liburan di Bali

2. Air mineral

Air mineral memang memiliki beberapa manfaat kesehatan, karena memberikan mineral yang tidak dapat dibuat oleh tubuh Anda sendiri. Ini juga dapat membantu pencernaan, dan banyak orang yang lebih menyukai rasanya daripada air keran.

Salah satu kelemahan utama air mineral adalah biaya, terutama jika dibandingkan dengan air keran. Banyak mineral dari jenis air ini juga dapat diperoleh dari makanan yang sehat.

 Baca Juga: Kejadian Langka, Noah Lahir Masih dalam Kantung Ketuban

3. Mata air atau gletser

Mata air atau air gletser adalah jenis air kemasan berupa botol yang berasal dari sumber di mana air mengalir. Secara teori, mata air atau air gletser harus bersih dan bebas dari racun. Air ini juga mengandung banyak mineral sama seperti air mineral. Air ini sudah banyak beredar di toko-toko dengan merek seperti Evian dan Arrowhead, dalam ukuran kecil atau besar. Namun memang harga dari air ini bisa sangat mahal apalagi dibandingkan dengan air mineral biasa.

4. Air soda

Air soda memberikan sensasi yang berbeda di dalam mulut Anda. Air soda dengan berbagai rasa ini mengandung satu atau dua jenis pemanis. Meskipun ada beberapa mineral dalam air bersoda, air ini tidak sepenuhnya bermanfaat untuk kesehatan Anda. Selain itu harganya juga bisa lebih mahal dibandingkan air mineral.

 

5. Air sulingan

Jenis air ini direbus dan uapnya dikumpulkan dan mengembun menjadi cairan. Air sulingan ini adalah pilihan yang tepat jika kamu tinggal atau mengunjungi suatu daerah yang pasokan air kerannya terkontaminasi. Tidak ada manfaat kesehatan di air sulingan ini karena tidak ada vitamin dan kandungan mineralnya. Justru, berpotensi merusak karena tidak adanya kandungan mineral, ia cenderung menarik kandungan mineral yang ada di tubuh Anda khususnya pada gigi Anda.

6. Air yang dimurnikan

Air murni biasanya berupa keran atau air tanah yang telah diolah untuk menghilangkan zat berbahaya seperti bakteri, jamur, dan parasit. Jadi aman untuk dikonsumsi.

Seperti dengan air sulingan, air yang dimurnikan ini pilihan tepat apabila sumber air terkontaminasi. Banyak negara yang memurnikan air keran, jadi Anda meminum air yang dimurnikan setiap mengambil air dari wastafel dapur.

Karena semua zat yang berpotensi berbahaya dihilangkan dari air murni, Anda juga kehilangan beberapa zat yang berpotensi bermanfaat seperti fluorida, yang membantu mengurangi kerusakan gigi.

7. Air rasa atau infus

Air ini adalah air yang dimaniskan dengan gula atau pemanis buatan, dan mengandung perasa alami dan buatan. Air infus seperti Hint dan Propel, menawarkan banyak rasa yang enak untuk air putih, sehingga membuat lebih mudah untuk minum dengan porsi yang lebih besar. Banyak rasa yang tersedia untuk menambah variasi air Anda. Rasa dapat ditambahkan secara alami dengan memasukkan buah dan sayuran ke dalam botol air.

Seringkali, air infus mengandung tambahan gula atau pemanis buatan. Varietas dengan gula dapat menyebabkan penambahan berat badan dan memiliki efek negatif pada penderita diabetes. Terlebih lagi, beberapa orang mungkin bereaksi negatif terhadap pemanis buatan.

 

8. Air alkali

Air alkali memiliki tingkat pH lebih tinggi dari air keran normal dan mengandung mineral alkali dan potensi reduksi oksidasi negatif. Dengan fakta bahwa jenis air ini memiliki tingkat pH yang lebih tinggi telah membuat beberapa orang percaya bahwa itu dapat membantu menetralkan asam dalam tubuh, membantu memperlambat proses penuaan, atau bahkan mencegah kanker. Secara umum, aman untuk mengkonsumsi air alkali, tetapi bisa mengurangi keasaman lambung, sehingga menurunkan kemampuannya untuk membunuh bakteri berbahaya.

9. Air sumur

Jika Anda tinggal di daerah yang banyak terdapat air sumur atau justru anda memiliki air sumur di halaman belakang, maka akses untuk mendapatkan air jadi lebih mudah. Namun pastikan terlebih dahulu apakah air sumur tersebut cocok untuk diminum. Misalnya dengan menguji air sumur Anda setiap tahun untuk mengetahui tingkat bakteri, nitrat dan pH. Juga disarankan untuk menggunakan sistem penyaringan.

Jika air belum diolah, ada kemungkinan besar terkontaminasi terutama dari infeksi bakteri dan parasit seperti giardia. Jadi selama air yang Anda minum itu bersih dan aman, tujuan utamanya adalah untuk memastikan diri Anda selalu terhidrasi dan pastikan anda minum air yang cukup secara teratur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini